Find and Follow Us

Senin, 20 Januari 2020 | 11:41 WIB

Bulutangkis Indonesia Masters 2020

Lolos ke Perempatfinal Jojo 'Dibantu' Suporter

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 16 Januari 2020 | 20:24 WIB
Lolos ke Perempatfinal Jojo 'Dibantu' Suporter
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhasil melewati babak kedua Indonesia Masters 2020. Jojo mengaku terbantu gemuruh suporternya.

Jojo berhadapan dengan wakil Cina Taipei, Tzu Wei Wang di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020) malam WIB. Jojo yang merupakan unggulan keenam mendapat perlawanan cukup sengit hingga interval. Setelah unggul 11-8, Jonatan makin nyaman menjauh dari kejaran Wang dan menyudahi gim pertama dengan keunggulan 15-21.

Jojo mengawali gim kedua dengan lambat, dia sempat tertinggal 2-7. Dukungan penuh suporter yang memadati Istora Senayan mengembalikan motivasi pebulutangkis 22 tahun.

Setelah mampu menyamakan skor 8-8, Jonatan berbalik unggul dan terus melaju dalam perolehan poin hingga akhirnya menutup gim kedua dengan skor 15-21.

Jojo bersyukur bisa melewati babak kedua tanpa harus melewati rubber game. Ia menyebut kemenangannya kali ini sedikit banyak terbantu oleh para suporter.

"Pertama puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Kedua Tzu Wei Wang sedikit terpengaruh oleh penonton, dari poin pertama sampe 11 poin biasanya dia main nyerang. Tadi dia lebih defend, saya memanfaatkannya dengan menyerang. Otomatis saat dia dapat pressure defend-nya bisa lemah," ungkap Jonatan dalam jumpa pers usai laga.

Di babak perempatfinal, Jojo akan berhadapan dengan pemenang antara Kenta Nishimoto melawan Anders Antonsen yang baru akan bermain malam ini. Keduanya bukan lawan baru bagi Jojo, oleh karena itu ia sudah paham karakter calon lawannya itu.

"Persiapan buat lawan besok. Yang disiapin pastinya istirahat, hari ini sudah berlalu, nikmatin hari ini, tidur dan makan dengan bagus. Siapapun lawannya sudah pernah ketemu juga, mereka punya kelebihan masing-masing. Saya pelajari mereka lebih lanjut bersama pelatih."

"Nisimoto, pemain Jepang itu ulet, sulit dan juga sabar. Antonsen, punya jangkauan lengan panjang dan tangguh bola-bola atas," ia memungkasi.

Komentar

x