Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 07:37 WIB

Denmark Open

Juara Denmark Open, Begini Komentar Praveen/Melati

Oleh : Andi Putra | Minggu, 20 Oktober 2019 | 20:24 WIB
Juara Denmark Open, Begini Komentar Praveen/Melati
(badmintonindonesia)
facebook twitter

INILAHCOM, Odense - Hasil menggembirakan pasangan ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviati, yang keluar sebagai juara Denmark Open 2019.

Mereka sukses merebut gelar pertamanya sejak berpasangan dengan mengalahkan Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (Tiongkok). Dalam waktu 59 menit, Praveen/Melati merebut poin 21-18, 18-21, 21-19.

Kemenangan ini juga merupakan yang pertama kali buat Praveen/Melati atas Wang/Huang. Sebelumnya enam kali bertemu, Praveen/Melati masih belum bisa mendapatkan hasil positif.

"Bisa menang hari ini tentu senang sekali, ini merupakan gelar pertama kami setelah satu setengah tahun berpasangan. Dan tentu ini akan membuat kami percaya diri di turnamen berikutnya," kata Praveen dalam rilis yang diterima INILAHCOM.

"Pastinya senang apalagi ini gelar kami yang pertama. Kami akhirnya bisa membuktikan kalau kami bisa," sambung Melati.

Unggul 21-18 di game pertama, Praveen/Melati harus takluk 18-21 di game kedua. Di game penentu Praveen/Melati sempat unggul jauh 14-17, namun Wang/Huang mampu mendekat satu demi satu poin. Beruntung Praveen/Melati mempertahankan permainan terbaik mereka dan mengunci kemenangan dengan skor 21-19.

"Dari awal kami sudah mempersiapkan kalau pertandingan hari ini tidak akan mudah dan melelahkan. Kunci kemenangan kami hari ini yaitu lebih percaya ke partner dan memperbanyak komunikasi di lapangan. Kami terus fokus sebelum angka 21, jangan menyerah. Kami sempat terkejar di game ketiga. Pemain Tiongkok ini merupakan pemain bagus," jelas Praveen mengenai strateginya.

Dengan demikian Indonesia dipastikan sukses membawa dua gelar dari Denmark Open kali ini. Satu gelar lainnya sudah aman melalui pertemuan dua ganda putra merah putih, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dengan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Komentar

Embed Widget
x