Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 03:04 WIB

Piala Presiden Esports 2020 Resmi Digelar

Oleh : Arif Budiwinarto | Minggu, 13 Oktober 2019 | 17:50 WIB
Piala Presiden Esports 2020 Resmi Digelar
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kejuaraan Piala Presiden Esports (PPE) 2020 resmi bergulir. Enam negara dari Asia Tenggara ikut berpartisipasi dalam turnamen esports terbesar di Indonesia.

Seremoni kickoff PPE 2020 berlangsung di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Minggu (13/10/2019) siang WIB. Acara dihadiri oleh Menkominfo, Rudiantara, Sesmenpora, Gatot Dewa S. Broto, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf. Turut hadir pula Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko serta Ketua Panitia Pelaksana PPE 2020, Giring Ganesha.

Acara pembukaan PPE 2020 turut dimeriahkan dengan digelarnya babak Grand Final Turnamen Free Fire Indonesia Masters Season 2. Free Fire merupakan salah satu game internasional yang akan dipertandingan pada PPE 2020, selain Pro Evolution Soccer (PES) 2020.

Giring Ganesha menyebut PPE 2020 merupakan komitmen bersama pemerintah dan berbagai pihak mendukung pengembangan ekosistem cabang olahraga elektronik di Indonesia.

"Piala Presiden Esports 2020 diharapkan dapat meningkatkan prestasi atlet esports Indonesia. Pada tahun ini ada enam negara yang bertanding yaitu Malaysia, Kamboja, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Singapura," kata Giring kepada wartawan dalam jumpa pers.

Berbeda dengan gelaran pertama yang hanya mempertandingkan satu game, PPE tahun ini mempertandingan satu game nasional karya anak negeri. Saat ini, pemilihan game tersebut masih dikurasi oled Dewan Kurasi Game Nasinoal.

Ada lima game nasional yang telah lolos seleksi tahap pertama yakni Battle of Satria Dewa, e-Sports Manager, Lokapala, Pirate Mobile War, dan Ultra Space Battle Brawl. Nantinya, hanya satu game terbaik yang akan dipilih tim kurasi untuk di pertandingkan di PPE 2020.

"Ada sejumlah parameter yang menjadi pertimbangan dewan kurasi, di mana Bekraf dan Kemenkominfo terlibat penuh dalam tiap prosesnya," Giring menambahkan.

"Pertama adalah, game ini harus dikembangkan developer lokal Indonesia. Kedua, memenuhi unsur e-Sports dan kompetisi, apakah game ini besar potensinya sebagai e-Sports."

"Ketiga, harus playable, harus punya kelayakan dari mekanisme game-nya. Terakhir, orisinalitas, harus dipastikan seluruh elemen game-nya garapan lokal, bukan cuma re-skin dari engine yang berasal dari luar negeri," Giring menyambung.

Setelah kick-off, rangkaian Piala Presiden Esports 2020 akan bergulir ke tahap kualifikasi, baik kualifikasi regional negara-negara Asia Tenggara, maupun kualifikasi nasional di Indonesia.

Final kualifikasi di Thailand akan berlangsung 19 Oktober 2019. Final kualifikasi di Vietnam pada 26 Oktober 2019. Final kualifikasi di Malaysia dan Singapura akan berlangsung masing-masing 14 dan 15 Desember 2019. Sementara final kualifikasi di Filipina dan Kamboja masing-masing berlangsung pada 21 dan 22 Desember 2019.

Tahap kualifikasi nasional sendiri akan dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Indonesia Timur dan Indonesia Barat. Final kualifikasi Indonesia Timur diadakan di Surabaya pada 11-12 Januari 2020 dan final kualifikasi Indonesia Barat diselenggarakan di Bandung 18-19 Januari 2020.

Sementara babak Grand Final Piala Presiden e-Sports 2020 akan mempertemukan semua juara final kualifikasi. Babak tersebut akan dilangsungkan pada 1-2 Februari 2020 di Jakarta.

Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menyambut positif Turnamen PPE 2020. Ia mengatakan meskipun Esports masih belum disebutkan secara tertulis sebagai salah satu cabang olahraga dalam Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) namun itu akan segara diatur dalam Undang-Undang Menteri.

"Meskipun di UU SKN belum disebut, nanti sebelum SEA Games akan ada peraturan Menpora mengatur soal esports," kata Gatot.

Komentar

Embed Widget
x