Find and Follow Us

Minggu, 20 Oktober 2019 | 21:05 WIB

Ahsan/Hendra dkk. Diundang Makan Malam di KBRI

Oleh : Reza Adi Surya | Senin, 26 Agustus 2019 | 09:14 WIB
Ahsan/Hendra dkk. Diundang Makan Malam di KBRI
(Foto: PBSI)
facebook twitter

INILAHCOM, Basel - Setelah laga final Kejuaraan Dunia 2019 usai digelar, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dkk. diundang makan malam di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern, Swiss.

Indonesia membawa satu medali emas dan dua perunggu dari Kejuaraan Dunia 2019. Emas diraih Ahsan/Hendra sementara dua perunggu diraih Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Selain itu, ada tambahan empat medali emas, dua perak, dan empat perunggu dari Para-Badminton. Setelah partai final selesai, para atlet dan ofisial Indonesia bertolak ke Wisma Duta Indonesia di Bern, Swiss, Minggu (25/8) untuk acara syukuran dan makan malam bersama.

"Kesempatan malam ini dalam rangka merayakan kemenangan tim bulutangkis Indonesia yang mendapat medali emas dan empat medali emas dari para-badminton. Selain itu juga untuk merayakan ulang tahun Hendra Setiawan dan coach Herry IP. Sengaja tadi saya paksa buat datang ke Bern, biar tahu juga suasana di sini. Sekali lagi selamat buat tim Indonesia, alhamdulillah ada oleh-oleh gelar buat dibawa pulang ke Indonesia," ujar Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman Darmansyah Hadad.

Kemenangan tim Indonesia kali ini juga menjadi kado istimewa dalam rangka hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 tahun, pada 17 Agustus lalu.

"Malam ini merupakan malam yang istimewa, karena masih dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia, kita mendapat empat medali emas dari para-badminton dan satu medali emas dari bulutangkis Indonesia. Ini terjadi juga berkat doa dan dukungan seluruh masyakat Indonesia. Dan juga pastinya Pak Dubes dan tim yang selalu semangat mendukung kami," ungkap Chief di Mission tim Indonesia, Achmad Budiharto.

"Alhamdulillah tahun ini para-badminton bisa bersanding dengan tim bulutangkis Indonesia. Kami bisa menyumbangkan empat emas, dua perak dan empat perunggu. Keikutsertaan kami dalam rangka pengumpulan poin menuju Paralympic Tokyo mendatang. Paralympic 2020 untuk pertama kalinya akan memainkan para-badminton. Mudah-mudahan di Paralympic nanti, Indonesia bisa mendapatkan medali," ungkap tim ofisial Para-Badminton Indonesia, Rima Ferdianto.

Komentar

Embed Widget
x