Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 19:21 WIB

Kejuaraan Dunia

Jonatan Terhenti di Perempatfinal

Oleh : Reza Adi Surya | Jumat, 23 Agustus 2019 | 21:24 WIB
Jonatan Terhenti di Perempatfinal
(Foto: badmintonindonesia)
facebook twitter

INILAHCOM, Basel - Tunggal putra Jonatan Christie gagal melangkah ke semifinal Kejuaraan Dunia 2019. Laju Jonatan dihentikan wakil India, Sai Praneeth.

Bertanding di St Jakobshalle, Jumat (23/8/2019), Jonatan kalah lawan Sai Praneeth dua gim langsung, 22-24 dan 14-21 dalam waktu 51 menit.

Di gim pertama, Jonatan sempat menginjak game point di kedudukan 21-20. Tapi, Sai Praneeth bisa menyamakan skor dan menang 24-22.

"Puji Tuhan nggak kenapa-kenapa sampai selesai. Tapi cukup disayangkan juga tadi. Memang saya akui dari awal main sempat ragu dalam menerapkan pola main dan strategi. Beberapa kali juga Sai Praneeth mengambil kesempatan itu," kata Jonatan.

"Cukup disayangkan saat poin 22-22 saya ada problem sedikit di engkel, sekali sempat bunyi. Karena sebelumnya ada pengalaman seperti itu juga jadi sempat trauma juga," tambahnya.

Di gim kedua, Jonatan tak bisa berbuat banyak. Unggulan keempat itu sering melakukan kesalahan sendiri dan tertinggal 3-11. Meski sempat mencoba bangkit, Jonatan tetap kalah 14-21.

"Jadi di game kedua tadi tempo permainan saya sedikit kendor. Karena memang agak ngilu kalau buat reflek. Apalagi kalo bola-bola jauh, biasanya kan kita harus maksa. Tapi tadi benar-benar kalau reflek sedikit, sudah berasa," ungkapnya.

"Sebenarnya dari Indonesia Open sudah berasa saat lawan Vittinghus, kaki sebelah kiri. Waktu itu juga sempat bunyi. Sampai saat bertanding di Jepang juga dalam kondisi seperti itu. Tapi Puji Tuhan bisa mengatasai dengan baik. Tapi ini H-2 berangkat kena kaki kanan. Cuma nggak sampai bunyi, jadi saya pikir nggak masalah," lanjutnya.

Kekalahan ini sekaligus memupuskan target awal tunggal putra untuk ke semifinal. Jonatan mengaku cukup kecewa dengan hasil yang diperolehnya.

"Sebenarnya cukup disayangkan, karena ini merupakan salah satu target saya juga. Apalagi kemarin pelatih sudah bilang targetnya ke semifinal. Dan sebenarnya tinggal satu langkah lagi saya menginjakkan ke semifinal. Tapi ternyata harus sampai di sini. Tetap bersyukur," katanya.

"Ke depannya fokus dulu buat memulihkan kaki dulu, karena ini sudah yang kedua kalinya. Jangan sampai karena targetnya ke Olimpiade, tapi pas Olimpiadenya justru masalahnya terulang lagi. Kekalahan ini bisa dibilang 50-50 karena kaki dan ragu-ragunya saya. Di game pertama saya akui sempat ragu dalam menerapkan strategi," tandasnya.

Komentar

Embed Widget
x