Find and Follow Us

Jumat, 24 Januari 2020 | 05:18 WIB

Indonesia Open 2019

Ginting Tersingir karena Banyak Lakukan Error

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 18 Juli 2019 | 15:22 WIB
Ginting Tersingir karena Banyak Lakukan Error
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak 16 besar Indonesia Open 2019 level 1000. Ginting menyerah dari tunggal putra Thailand, Kantaphon Wangcharoen, dalam pertandingan tiga gim.

Bermain di Istora, Senayan, Kamis (18/7/2019) siang WIB, Ginting sempat unggul cukup jauh 8-2. Selepas interval dalam kedudukan 11-7, Ginting malah kehilangan banyak poin penting. Situasi tersebut menguntungkan Kantaphon untuk menyamakan skor 17-17, setelah itu justru Kantaphon yang berbalik unggul.

Walaupun Ginting mampu menyamakan skor, ia harus mengakui keunggulan Kantaphon 20-22 di gim pertama.

Kalah di gim pertama, Ginting berupaya bangkit di gim kedua. Perolehan poin keduanya ketat di awal-awal gim, namun poin wakil Thailand malah tertahan di angka 10. Sebaliknya, Ginting semakin nyaman menjauhkan keunggulan sampai akhirnya menang 21-11.

Di gim penentuan, laga berjalan ketat. Kantaphon sempat unggul 11-10 atas Ginting di interval. Setelah sempat menyamakan skor jadi 11-11, Ginting seolah kehilangan fokus. Ia berulang kali melakukan kesalahan sendiri, konsekuensinya Ginting semakin jauh tertinggal.

Walaupun sudah berusaha memangkas selisih poin jadi 20-19, pengembalian kurang sempurnan Ginting memastikan keunggulan Kantaphon 19-21.

"Laga hari ini cukup ketat kuga, sayang di set pertama sudah leading jauh, saya sendiri banyak melakukan kesalahan-kesalahan," ungkap pebulutangkis 22 tahun dalam jumpa pers.

Ginting mengakui keuletan permainan lawannya. Berulang kali, ia memberikan bola-bola sulit yang ternyata masih mampu dikembalikan dengan baik oleh Kantaphon.

"Di set kedua dan ketiga situasinya sama, pas interval skornya juga ketat. Kadang dia bisa melakukan hal tak teduga, saat situasi yang sebenarnya sulit smash, tapi dia ngejutin bisa lakukan pukulan overhead."

"Pas terakhir-terakhir set kedua dan ketiga antisipasinya sudah tau, bola naik kayak apapun dia terus nyerang," lanjut Ginting.

Bersama Jonatan Christie dan Tommy Sugiarto, Ginting diharapkan bisa menjadi salah satu wakil Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo. Soal peluangnya lolos Olimpiade, Ginting menyebut dirinya masih perlu banyak perbaikan di turnamen-turnamen berikutnya.

"Kalau soal Olimpiade, ya semua orang pingin main di Olimpiade, jadi saya pikir selama ikut pertandingan saya harus fokus. kalau sekarang kalah, masih ada besok di Jepang (Terbuka 2019)," ia memungkasi.

Tersingkir di babak kedua Indonesia Open 2019, Ginting menyamai catatannya di gelaran serupa tahun lalu. Saat itu, Ginting menyerah di tangan tunggal putra nomor satu dunia asal Jepang, Kento Mamota, dengan skor 14-21 dan 15-21.

Komentar

x