Find and Follow Us

Minggu, 20 Oktober 2019 | 21:18 WIB

Nostalgia Bulutangkis Nasional di Hall of Fame

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 18 Juli 2019 | 16:15 WIB
Nostalgia Bulutangkis Nasional di Hall of Fame
(Foto: Inilahcom/Arif BW)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Datang ke Indonesia Open 2019 bukan cuma bisa merasakan euforia turnamen bulutangkis bergengsi dunia, pengunjung juga bisa melihat langsung deretan trofi serta foto para legenda bulutangkis nasional.

Berada di booth PB Djarum yang terletak di sisi kanan setelah gate masuk Istora Senayan, pengunjung bisa melihat langsung dan berfoto dengan replika Piala Thomas, Piala Uber, serta Piala Sudirman.

Di masa jayanya, Indonesia pernah meraih 13 Piala Thomas, terakhir kali pada 2002 di Guangzhou, China, serta tiga Piala Uber yang terakhir kali diraih pada 1996. Sedangkan Piala Sudirman terakhir kali mampir di bumi pertiwi pada 1989.

Masih di tempat yang sama, terpampang barisan foto para pebulutangkis legendaris Indonesia mulai dari Liem Swie King, Icuk Sugiarto, Hariyanto Arby, Alan Budi Kusuma, Susy Susanti, Eng Hiang, Ricky Subagja, Taufik Hidayat sampai Rexy Mainaky.

Keberadaan Hall of Fame mendapat apresiasi dari pengunjung, mereka bisa lebih dekat melihat seperti apa bentuk piala supremasi tertinggi bulu tangkis dunia, serta menambah pengetahuan tentang pahlawan bulu tangkis Indonesia dengan semua prestasinya.

"Tentu sangat menbantu sekali, jujur saya belum terlalu lama menyelami badminton, dengan adanya Hall of Fame ini sangat menbantu saya menambah pengetahuan bulutangkis saya," ujar Jejen pemuda asal Ciamis yang ditemui INILAHCOM, Kamis (18/7/2019) pagi WIB.

Datang dari luar Jakarta, Jejen berharap pengorbanannya hari ini tidak sia-sia. Ia ingin melihat pemain idolanya, Jonatan Christie, terus melaju ke babak-babak selanjutnya.

"Saya ngekos di Cikarang, tadi dari sana jam 9 sampai sini jam 10:30 WIB. Tiket sudah dapet untuk hari ini. Pingin nonton Jonatan, semoga bisa menang lagi," ia melanjutkan.

Di babak kedua yang berlangsung Kamis ini, Jonatan akan berhadapan dengan tunggal putra Denmar, Hans Vittinghus.

Komentar

Embed Widget
x