Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 06:17 WIB

Teknologi Hawkeye Indonesia Open Nyasar ke China

Oleh : Reza Adi Surya | Rabu, 17 Juli 2019 | 16:03 WIB
Teknologi Hawkeye Indonesia Open Nyasar ke China
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Teknologi instant review, Hawkeye, untuk Indonesia Open 2019 nyasar ke China. Alhasil, di dua hari pertama turnamen, Hawkeye tak bisa digunakan.

Hawkeye digunakan untuk melihat tayangan ulang ketika ada pebulutangkis yang tak puas dengan keputusan umpire. Teknologi ini hanya digunakan di lapangan utama demi kepentingan siaran langsung televisi.

Celakanya, BWF salah kirim Hawkeye. Dari kantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia, alih-alih mengirim ke Jakarta, teknologi tersebut nyasar di Chongqing, China.

"Sebetulnya Hawkeye sudah dikirim tiga hari sebelum turnamen dimulai. Tapi, Hawkeye justru terkirim ke China karena kode bandaranya mirip," ujar Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Open 2019, Achmad Budiharto.

Memang ada kemiripian kode Jakarta dengan Chongqing. Kode Jakarta adalah CGK, sementara Chongqing CKG.

"Di sana, barang tersebut ditahan selama tiga hari. Kemarin siang sudah sampai bandara, harusnya malam harinya sudah bisa dipasang, tapi ada hambatan kecil, yakni dokumen pendukung tidak sesuai dengan produknya. Tapi Alhamdulillah sudah beres dan barang sudah ada di Istora. Nanti malam akan dipasang dan besok bisa digunakan," tambah pria yang akrab disapa Budi.

Meski tanpa penggunaan Hawkeye, tak ada peserta yang protes karena masalah keterlambatan penggunaan Hakweye sudah dibahas di technical meeting.

"Tidak ada yang protes karena sebelumnya sudah diberitahu. Malam ini sudah bisa dipasang dan besok Hawkeye sudah bisa diguakan," tandasnya.

Komentar

Embed Widget
x