Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 06:59 WIB

Jakarta Tuan Rumah Formula E 2020

Oleh : Arif Budiwinarto | Senin, 15 Juli 2019 | 07:00 WIB
Jakarta Tuan Rumah Formula E 2020
(Foto: Instagram)

INILAHCOM, Jakarta - Jakarta akan menjadi tuan rumah kejuaraan mobil listrik dunia Formula E 2020. Hal ini diketahui dari unggahan di media sosial Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Balapan Formula E di Jakarta akan berlangsung di lintasan sirkuit jalan raya. Kepastian Jakarta bakal menggelar balapan tersebut didapat setelah tim Formula E sudah melakukan studi lapangan pada 8-9 Juli lalu.

"Alhamdulillah, berhasil! Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di pertengahan tahun 2020," demikian tulisan Anies dalam akun Instagram-nya.

"Selepas World Cities Summit di Medellin, langsung terbang ke New York untuk tuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E."

Alhamdulillah, berhasil! Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di tahun 2020. Selepas World Cities Summit di Medellin, langsung terbang ke New York untuk tuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E. Formula E adalah turnamen balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1. Bedanya dengan F1, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik, dan diadakan di sirkuit jalan raya. Sejak tiga bulan lalu persiapan pertemuan ini telah dilakukan. Tim dari Formula E juga sudah datang khusus melakukan uji lapangan di Jakarta pada 8-9 Juli lalu. Karena Jakarta berkompetisi dengan kota dunia lainnya, maka semua dikerjakan dengan tertib dan tak banyak bicara. Puncak pertemuan dibuat tanggal 13 Juli 2019, bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E. Bernegosiasi dengan Alexandro Agag dan Alberto Longo, para pemimpin tertinggi Formula-E yang juga legenda dunia balap mobil. Walau baru bertatap muka kali ini, tapi kami langsung akrab seakan sudah kenal lama. Suasana negosiasi berlangsung serius, dengan bahan lengkap sudah disiapkan, namun tetap santai dan bersahabat. Di ujungnya kita bersepakat, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah. Ini artinya, mata dan kamera seluruh dunia akan datang dan menyorot Jakarta, ribuan penonton dari seluruh dunia akan hadir langsung. Tak terkira banyaknya juga adalah penonton dari dalam negeri. Yang tak kalah penting adalah manfaat pergerakan ekonomi pun akan dirasakan. Menurut preliminary study, satu event balapan di Jakarta ini akan menggerakkan perekonomian hingga lebih dari 78 juta Euro, atau Rp 1,2 T. Ini adalah kesempatan bagi kesejahteraan, lapangan kerja dan usaha bagi warga Jakarta. InsyaAllah! Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, perjuangan panjang dari seluruh jajaran DKI dan tim telah membuahkan hasil. Bersyukur bahwa ada banyak kota besar dunia berusaha, tapi Jakarta yang berkesempatan. Pada dunia kita kirimkan pesan: Jakarta bukan cuma pemain domestik, Jakarta siap menyongsong, siap sejajar dan makin bersinar di antara megapolitan dunia, dan insya Allah akan makin kokoh hadir di orbit global. Mari Jakarta, kita bersiap jadi tuan rumah laga kelas dunia!

Sebuah kiriman dibagikan oleh Anies Baswedan (@aniesbaswedan) pada

Formula E merupakan balap mobil single-seater serupa Formula 1, namun menggunakan mesin bertenaga listrik yang lebih ramah lingkungan. Balapan Formula E untuk pertama kalinya digelar pada 2014-2015 silam.

Pada balapan Formula F musim 2018-19 ada 13 seri yang digelar. Di Asia tercatat ada tiga negara yang menjadi tuan rumah yaitu Arab Saudi, Hong Kong, dan Cina. Jean-Eric Vergne merupakan juara dunia musim lalu.

Mantan pebalap tim Ferrari di F1, Felipe Massa, pernah menjajal persaingan di Formula E. Mobil generasi Formula E bisa melaju hingga 280 km/jam. Pabrikan mobil top dunia seperti Audi, Jaguar, Nissan dan BMW sudah terlibat dalam ajang ini.

Komentar

Embed Widget
x