Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 23:22 WIB

Kemenpora Gelar Pelatihan Anti Narkoba di Maluku

Kamis, 20 Juni 2019 | 01:22 WIB
Kemenpora Gelar Pelatihan Anti Narkoba di Maluku
(Istimewa)

INILAHCOM, Ambon - Sekitar 200 pemuda Provinsi Maluku mengikuti Pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba 2019 di Ambon, 19-21 Juni. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Ratusan pemuda yang dilatih berasal dari lima Kabupaten/Kota di Maluku, yaitu Kabupaten Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Barat, Mauluku Tengah dan Kota Ambon.

Kegiatan ini resmi dibuka secara resmi oleh Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Arifin Majid, Rabu (19/6) siang. Selama tiga hari pelatihan, para peserta akan diberikan berbagai materi pembekalan sehingga kompeten menjadi Kader Inti Pemuda Anti Narkoba.

"Proram Pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba yang dijalankan ini tidak hanya didesain Kemenpora, tapi didesain bersama dengan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, BAPPENAS dan Badan Narkotika Nasional (BNN)," ujar Arifin dalam pidato pembukaannya, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Maluku, Samuel E. Huwae, Ketua Panita Pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba 2019, Syafril serta Perwakilan BNN.

Maluku menjadi Provinsi ke-13 yang menjadi tempat pelaksanaan Pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba sejak program Kemenpora ini digulirkan pada 2016. Program ini digulirkan untuk menanggulangi penyalahgunaan narkoba di Tanah Air yang sudah berstatus darurat.

Kondisi darurat narkoba itu pula yang mendorong Presiden Joko Widodo, dalam rangka Penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018 Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2018-2019.

"Maluku sebenarnya cukup mendesak digelar Pelatihan ini karena termasuk 10 besar provinsi yang rawan penyalahgunaan narkoba," tambah Arifin.

Materi pelatihan di antaranya membahas Kebijakan dalam upaya pencegahan dan penaggulangan narkoba, strategi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka P4GN, pengetahuan adiksi, konseling dan rehabilitasi, hingga penyusunan rencana aksi dalam rangka P4GN.

Komentar

Embed Widget
x