Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 07:39 WIB

Piala Sudirman

Indonesia Tertinggal 1-2 dari Jepang

Oleh : Reza Adi Surya | Sabtu, 25 Mei 2019 | 20:38 WIB
Indonesia Tertinggal 1-2 dari Jepang
Tunggal putra Anthony Sinisuk Ginting - (Foto: PBSI)

INILAHCOM, Nanning - Tim Piala Sudirman Indonesia tertinggal 1-2 dari Jepang. Di partai ketiga, tunggal putra Anthony Sinisuk Ginting dikalahkan Kento Momota.

Berlaga di babak semifinal, Sabtu (25/5/2019), Anthony dikalahkan Momota dua gim langsung, 17-21 dan 19-21. Dengan demikian, skor sementara 2-1 untuk keunggulan Jepang.

"Pertama-tama saya mengucap syukur, Puji Tuhan bisa main baik hari ini meskipun hasilnya belum seperti yang kita harapkan bersama-sama. Tadi overall saya main lebih baik dibanding waktu lawan (Viktor) Axelsen. Pertemuan sebelumnya memang lebih seringnya ketat. Saya lihat dari poinnya dari awal sampai akhir kejar-kejaran," kata Anthony.

"Di game kedua saat poin-poin kritis, saya merasa dia lebih inisiatif untuk menyerang. Sebelum di poin kritis, dia banyak main reli dan ngasih saya kesempatan untuk menyerang. Di game kedua 18-18 dia dapat lucky ball, sama-sama tegang pasti. Agak nyesal sih, sebenarnya masih bisa," tambahnya.

"Pasti menyesal, dapat kesempatan smash, bola-bola yang nggak mati sendiri, harusnya masuk dulu. Di situ saja sih, harus belajar lagi. Waktu awal game pertama, langsung menyerang terus, sampai ketinggalan 5-0. Di situ saya mikir, jangan langsung menyerang, harus adu reli dulu, kalau ada kesempatan untuk menyerang, baru serang," ujarnya.

Permainan Momota dan Anthony memang sangat menarik untuk disaksikan. Anthony juga mengaku tak terlalu memikirkan tekanan dalam turnamen beregu ini, karena dukungan dari rekan-rekannya membuat Anthony lebih menikmati permainan.

"Tegang pasti ada, pressure sih tidak. Pertandingan ini kan sudah menentukan, kalau kalah langsung gugur. Siapa yang diturunkan hari ini, pasti maunya menyumbang angka. Saya mencoba untuk enjoy saja, kalau main beregu lebih enjoy, kalau lihat ke belakang ada teman-teman yang bersorak, teriak-teriak, jadi nggak mau mengecewakan dan menyia-nyiakan kesempatan yang PBSI kasih ke saya, dipercaya turun hari ini," tandasnya.

Indonesia harus memenangkan partai keempat yang saat ini sedang berlangsung di nomor ganda putri antara Greysia Polii/Apriyani Rahayu melawan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Saat ini Greysia/Apriyani kalah di gim pertama.

Komentar

Embed Widget
x