Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 23:18 WIB

Jonatan Haggerty Siap Tampil di Istora

Oleh : Reza Adi Surya | Sabtu, 27 April 2019 | 07:26 WIB
Jonatan Haggerty Siap Tampil di Istora
(Foto: OneChampionship)

INILAHCOM, Jakarta - Juara dunia Muay Thai Jonathan 'The General' Haggerty tengah bersiap menjalani pertarungan terbesar dalam kariernya saat menantang Sam-A Gaiyanghadao asal Thailand.

Keduanya akan bertarung dalam pertarungan ONE Flyweight Muay Thai World Championship di laga utama ONE: FOR HONOR pada Jumat, 3 Mei di Istora Senayan, Jakarta, Indonesia.

Di usia yang baru 22 tahun, Haggerty telah mendapatkan kesempatan untuk menantang salah satu petarung Muay Thai terbaik di dunia dan membawa Gelar Juara Dunia kembali ke London.

Namun saat Haggerty mencoba mengejar kemenangan di Jakarta, di kampung halamannya, ia lebih dari seorang kompetitor dan penantang.

"Kami memiliki beberapa anak-anak yang datang ke gym, dan jika gym itu tidak berada di sana, maka mereka akan melakukan hal yang lain," ujar Haggerty.

Tempat ini bukan sekadar tempat untuk mengasah kemampuan Anda dan berlatih untuk menjadi petarung, Haggerty juga memastikan bahwa gym miliknya adalah lokasi yang aman dan tepat untuk menjauhkan anak-anak dari masalah.

"Kami memiliki sekelompok anak-anak yang datang, mereka tidak berlatih, hanya datang dan duduk dan melakukan apa yang mereka ingin lakukan," tambahnya.

Selain berlatih di sana, Haggerty juga berperan sebagai pelatih bagi para remaja yang mengikuti kelas Muay Thai di hari kerja.

"Saya memiliki kelas remaja yang saya (ajari) pada hari Senin, Rabu dan Jumat, sekitar duapuluh orang, mereka datang (ke gym) dan kami memiliki beberapa juara, juara dunia, dan juara Inggris," katanya.

Selain menjaga anak-anak tetap beraktivitas, berlatih dan berkompetisi, hal ini membuka kesempatan bagi mereka untuk mendedikasikan dirinya pada olahraga ini.

"Menjaga mereka di gym adalah hal yang utama, memberikan mereka pertarungan membuat mereka ingin datang ke gym dan mendedikasikan diri mereka," lanjutnya.

Salah satu contoh, Haggerty menceritakan, bahwa ada seorang anak muda yang mengubah hidupnya setelah menemukan 'The Art of Eight Limbs'.

"Ada satu anak ini yang sering mendapat masalah, seorang anak yang sangat nakal yang kerap diusir dari semua toko di jalanan, kemudian dia datang ke gym dan mulai berlatih, dan semakin mengenal kita, dan kita membuatnya tanpa larangan, tapi kami memastikan dia baik-baik saja sekarang, kita akan menjaga dia, itu hal yang baik untuk anak-anak," tandasnya.

Komentar

Embed Widget
x