Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 09:39 WIB

Asean Basketball League (ABL) 2019

CLS Kalahkan Mono Vampire di Semifinal Pertama

Oleh : Arif Budiwinarto | Senin, 22 April 2019 | 00:35 WIB
CLS Kalahkan Mono Vampire di Semifinal Pertama
(Foto: CLSKnights)

INILAHCOM, Surabaya - BTN CLS Knights Indonesia tinggal selangkah lagi ke final Asean Basketball League (ABL) setelah menang atas Thailand Mono Vampire Basketball Club di semifinal pertama.

CLS terlebih dulu menjamu Mono Vampire di GOR Kertajaya, Surabaya, Minggu (21/4/2019). Pada 10 menit pertama, jalannya pertandingan berhasil dikuasai oleh Mono Vampire Thailand. Hal itu di karenakan penampilan agresif Tyler Lamb yang di ikuti oleh kapten tim mereka Romeo Travis, keduanya total menyumbang 13 angka untuk membawa keunggulan sementara timnya (Lamb tujuh angka dan Travis enam).

Kuarter berikutnya tuan rumah bangun dari tidurnya. Pengatur serangan CLS Knights, Douglas Herring Jr yang sebelumnya berhasil mengemas enam poin, turut menjadi salah aktor kebangkitan timnya. Enam angka tambahan lagi akhirnya berhasil dibuatnya, sekaligus mengoleksi 12 poin yang ia cetak hingga paruh babak pertama.

Tapi momentum kebangkitan CLS Knights justru di ciptakan oleh Maxie Esho lewat dunk yang ia buat memanfaatkan umpan Arif Hidayat, kedudukan pun imbang 40-40 dan skor tersebut sekaligus menutup kuarter kedua.

CLS Knights baru bisa bermain lepas pada kuarter ketiga. Brandon Jawato mengawalinya lewat satu aksi penetrasi lay up yang mengubah kedudukan menjadi 44-42. Beberapa menit kemudian, pemain berdarah Bali tersebut berhasil memaksa andalan Mono Vampire Michael Slingetary untuk mendapatkan foul ketiganya, tidak berhenti sampai di sini, Brandon juga mendapatkan dua tembakan bebas yang berhasil ia eksekusi dengan baik (46-44).

Dominasi CLS dalam pengumpulan poin di sisa kuarter empat tak mampu dikejar Mono Vampire, pertandingan berakhir dengan kemenangan 86-77 CLS atas Mono Vampire. Wakil Indonesia tinggal meraih satu kemenangan lagi saat ganti bertamu ke kandang Mono Vampire pada Rabu (24/4/2019) mendatang.

Pelatih Brian Rowsom senang dengan modal kemenangan di semifinal pertama, namun demikian ia meyakini perjalanan CLS ke final masih sulit. Brian meminta pemainnya agar tidak cepat puas dengan hasil yang diraih di GOR Kertajaya.

"Finish Strong. Saya bersyukur atas kemenangan hari ini. Kami sempurna di kuarter ketiga, tapi di kuarter akhir kami sedikit menurunkan tempo. Mono akan bermain lebih keras lagi dengan cara mereka di game kedua," ujar pelatih Brian Rowsom.

"Tapi saya ingin menang di rumah mereka. Untuk itu saya ingin para pemain saya tampil cerdik dan kita harus melangkah ke final melawan Singapore Slingers," ia menambahkan.

Komentar

Embed Widget
x