Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 10:25 WIB

Evaluasi Herry IP Hasil di Malaysia dan Singapura

Oleh : Andi Putra | Jumat, 19 April 2019 | 00:13 WIB
Evaluasi Herry IP Hasil di Malaysia dan Singapura
Pelatih ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tim ganda putra Indonesia belum berhasil meraih gelar juara dalam dua turnamen berurutan di negeri tetangga, Malaysia Terbuka level super 750 dan Singapura Terbuka level super 500.

Capaian tertinggi diraih pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dengan menjadi finalis di Singapura. Hendra/Ahsan tak dapat mempertahankan gelar yang mereka raih tahun lalu saat di final dikalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dari Jepang.

Sedangkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon terhenti di semifinal, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tersingkir di perempatfinal Singapura Terbuka 2019. Pada Malaysia Terbuka 2019, Fajar/Rian yang terhenti di babak semifinal dan Kevin/Marcus pada perempatfinal.

Menanggapi hasil di dua turnamen tersebut, pelatih ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, mengakui pencapaian anak asuhnya memang kurang bagus. Namun ada hasil positif dari Fajar/Rian, yang berhasil mengalahkan Kevin/Marcus.

Fajar/Rian mencatat kemenangan pertama atas rekan sendiri, Kevin/Marcus, pada babak perempat final Malaysia Terbuka 2019, setelah menderita kekalahan dalam tiga pertemuan sebelumnya.

"Hasilnya memang kurang bagus, tapi ada satu kemajuan, 'pecah telor' kalau bahasa saya, untuk Fajar/Rian di delapan besar Malaysia Open 2019. Mereka bisa mengalahkan Kevin/Marcus, saya sebagai pelatih senang, karena ada kemajuan buat Fajar/Rian, karena skor pertemuan terakhir 3-0 untuk keunggulan Kevin/Marcus," ujar pelatih Herry IP.

"Fajar/Rian bisa melewati sosok yang merupakan hambatan buat mereka. Tapi di satu sisi lagi, setelah delapan besar itu, habis-habisan mereka. Waktu di semifinal, melawan Kamura/Sonoda, Fajar/Rian bilang habis. Maksudnya yang habis itu ketahanan fokusnya, konsennya, tahan emosinya, karena saat mengalahkan Minions (julukan Kevin/Marcus) itu mereka belajar dari tiga kekalahan sebelumnya," tutupnya.

Komentar

x