Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 01:14 WIB

Asean BasketBall League (ABL) 2018-19

CLS Knights Kembali Bungkam Mono Vampires

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 10 Januari 2019 | 01:32 WIB
CLS Knights Kembali Bungkam Mono Vampires
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Nonthaburi - CLS Knights Indonesia kembali mengalahkan tim asal Thailand, Mono Vampire Basketball Club, dalam pertandingan Asean Basketball League 2018-19. Di pertemuan kali ini, CLS menang dengan skor telak 110-82.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadium 29, Nonthaburi, Thailand, Rabu (9/1/2019) waktu setempat, Maxie Esho tampil enerjik membuat double-double dengan torehan 39 poin, 11 rebound serta delapan assists.

Hal serupa juga dilakukan oleh rekannya Darryl Watkins yang berposisi sebagai pemain center, yang mengemas 18 poin dan 16 Rebound. Sementara tiga pemain starter lainnya juga tampil gemilang dan juga berhasil mencetak dua digit poin.

Douglas Herring dan Brandon Jawato sama-sama membukukan 16 angka, sedangkan Wong Wei Long menjaringkan 10 poin tambahan. Sementara dari kubu tuan rumah, Malcolm White dan eks pemain CLS Knights Frederick Lish menjadi pencetak terbanyak untuk timnya, White (25 angka, 14 rebound), Frederick Lish 15 angka dan lima rebound.

Di pertemuan awal Desember 2018 lalu, CLS Knights hanya mampu menang dengan selisih lima poin saja (80-75). Tapi pada game kali ini, mereka menyuguhkan permainan yang sangat agresif dan memberikan margin kekalahan 28 angka untuk tuan rumah.

Skuad Brian Rowsom memulai dua kuarter awal secara meyakinkan dan berhasil unggul sementara 28-21, 52-42. Maxie Esho tidak hanya piawai dalam melepaskan tembakan tiga angka (lima kali berhasil dikonversikan menjadi angka), tapi ia juga tampil seperti ingin menghibur penonton tuan rumah dengan aksi dunknya yang sangat atraktif.

Salah satu kunci kemenangan CLS Knight pada pertandingan tadi, menurut pelatih Brian Rowsom terletak pada kuarter ketiga dimana mereka hanya bisa memberikan 12 angka untuk tuan rumah, sedangkan Brandon Jawato dan rekan-rekannya mampu melesatkan 24 angka tambahan dan menutup kuarter ketiga 76-54.

"Kuncinya kami memainkan pertahanan yang baik, (mencetak total 55 rebound, sembilan steal, 34 asis) khususnya pada kuarter tiga. Itulah yang menjadi pembeda pada pertandingan ini. Douglas Herring dan Darryl Watkins juga secara perlahan sudah mulai mempelajari sistem permainan kami," ujar Brian Rowsom seusai laga.

"Saya kira mereka akan banyak membantu disisa musim ini. Khusus untuk Watkins, dia masih berusaha untuk berada dalam kondisi kebugaran terbaiknya. Game berikutnya, kita harus bermain sama baiknya untuk menghadapi Macau Black Bears (di GOR Kertajaya, Minggu, 13 Januari 2019)," ia memungkasi.

Komentar

Embed Widget
x