Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 10:51 WIB

ONE: Eternal Glory Janjikan Pertarungan Menarik

Oleh : Reza Adi Surya | Selasa, 8 Januari 2019 | 00:12 WIB
ONE: Eternal Glory Janjikan Pertarungan Menarik
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - ONE Championship kembali lagi untuk laga pertamanya yang akan digelar pada 19 January 2019 di Istora Senayan, Jakarta. Kini, para petarung akan berlaga di ONE: Eternal Glory.

Istora Senayan pernah menjadi saksi serunya pertarungan ONE Championship pada Novemver lalu. Kini, pertarungan seru di ajang ONE: Eternal Glory kembali hadir di Jakarta.

Para penggemar sangat bersemangat dan tak sabar untuk menonton pertarungan di ONE: Eternal Glory. Setidaknya, ada lima alasan mengapa pertarungan nanti akan berlangsung menarik.

1. Laga Penting Joshua "The Passion" Pacio Mempertahankan Gelarnya

Sebelumnya, Joshua "The Passion" Pacio dijadwalkan untuk mempertahankan gelarnya melawan Hayato Suzuki pada Augustus melalui pertarungan ulang di laga ONE: KINGS AND CONQUERORS. Namun Hayato Suzuki mengalami cedera saat berlatih. Petarung asal Jepang, Yosuke Saruta akhirnya menggantikan rekan senegaranya itu dan kini menjadi orang yang berpotensi untuk merebut gelar juara.

Atlet 22 tahun asal Filipina ini berhasil mengalahkan Yoshitaka Naito melalui kemenangan angka mutlak pada September lalu di laga ONE: CONQUEST OF HEROES. Dia seharusnya juga dapat mengalahkan kembali Suzuki dalam pertarungan ulang. Suzuki adalah orang terakhir dapat mengalahkan Pacio ketika ia melakukan debut ONE Championship pada Agustus 2017 lalu.
Meski begitu, Joshua Pacio harus mempertimbangkan pengalaman yang dimiliki Yosuke Saruta.

Petarung berusia 31 tahun tersebut mempunyai segudang pengalaman dan memiliki kemungkinan dapat merebut gelar juara. Yosuke Saruta memiliki rekor 26 pertarungan profesional and telah menikmati kesuksesannya atas debut di ONE Championship pada Desember lalu saat menang melawan Alex Silva. Yosuke bukanlah lawan pengganti yang mudah, dan jika sang juara menganggap enteng, hal ini bisa menjadi bencana baginya.

2. Pertarungan Ulang Christian Lee vs Edward Kelly

Aksi Christian berikutnya akan berlangsung di ONE: ETERNAL GLORY dengan menghadapi "The Ferocious" Edward Kelly melalui pertarungan ulang atas pertemuan yang berakhir kontroversial pada bulan September lalu di ajang ONE: BEYOND THE HORIZON. Jurus Suplex yang dilancarkan Chirstian Lee terhadap Edward Kelly menyebabkan ia diskualifikasi.

Akankah Chirstian Lee dapat mengendalikan pertarungan seperti di pertemuan pertama, dan menyelesaikan kisah pertarungan singkatnya dengan Edward Kelly? Atau sang lawan petarung asal Filipina yang akan mendapatkan kesempatan? Keduanya menghadapi tekanan karena keberhasilan mereka yang terkait erat dengan bendera ONE Championship.

3. Pertarungan Antara Dua Ratu Wushu

Layaknya atlet ONE Championship lainnya, Priscilla Hertati sangat aktif pada tahun 2018. Dia berkompetisi enam kali dengan rekor pertarungan 5-1. Priscilla akan kembali dalam laga perdana ONE Championship 2019 dengan berharap dapat menjadi tahun yang lebih baik dari sebelumnya.

Juara Wushu Nasional Indonesia ini akan berhadapan juara nasional wushu India, Puja Tomar. Atlet wanita yang berada di kelas atom ini dapat saja bertransisi jika Angela Lee naik ke ke divisi strawweight secara permanen. Ini menjadi sebuah kemungkinan yang besar, karena dia akan ditantang untuk mendapatkan gelar pada bulan Maret di laga ONE: A NEW ERA. Jika hal itu terjadi, pertarungan untuk memperebutkan gelar yang kosong dapat termasuk bagi pemenang pada pertarungan kali ini. Dengan kesempatan yang sama, pertarungan Priscilla dan Puja Tomar diharapkan akan lebih menarik.

4. Aksi Seru Pertarungan Muay Thai

Petarung asal Italia Joseph "The Hurricane" Lasiri kembali bersaing melawan Jonathan Haggerty asal Inggris dalam laga ONE Super Series Muay Thai. Joseph Lasiri adalah salah satu petarung Muay Thai paling sukses di dunia. Dia pernah memenangkan kejuaraan dunia di berbagai kelas dan menggunakan gaya tradisional yang dapat menghibur para penggemar. Kali ini dia akan mendapat kesempatan untuk menguji kemampuannya melawan Jonathan Haggerty dalam pertarungan seru yang ditunggu-tunggu.

5. Kembalinya Murid Sang Legenda Carlson Gracie

Stefer Rahardian adalah murid dari sang legenda Carlson Gracie, dan kali ini akan kembali bertarung dengan melawan Robin "The Ilongo" Catalan asal Filipina. Ini adalah pertarungan kelas jerami (strawweight) yang seharusnya akan membuat para penggemarnya tegang sejak awal.

Stefer memiliki dasar Brazilian Jiu-Jitsu tingkat elit sejak ia berlatih bersama Carlson Gracie, tetapi ia telah mengembangkan kemampuannya dan tidak hanya hebat dalam bergulat. Dia sudah memenangkan ONE Indonesia Flyweight Tournament, yang merupakan kontes seni bela diri campuran.

Sementara kemampuan serangannya juga telah meningkat, Stefer kemungkinan harus mengandalkan keahlian Jiu-Jitsunya untuk mengalahkan Robin Catalan, yang merupakan mantan juara dunia Wushu dan Muay Thai dan bersiap untuk malayani Stefer dengan pertarungan serangan atas.

Komentar

Embed Widget
x