Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Maret 2019 | 15:14 WIB

Srikandi Cup Tingkatkan Prestasi Basket Putri

Oleh : Andi Putra | Minggu, 23 Desember 2018 | 09:45 WIB

Berita Terkait

Srikandi Cup Tingkatkan Prestasi Basket Putri
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Asa untuk membawa prestasi basket di sektor putri ditingkat Asean bahkan Asia, terus dirajut oleh para pebasket putri Indonesia yang tengah berkompetisi di ajang Srikandi Cup.

Seperti prestasi yang baru saja diraih oleh tim basket putri yang berlaga di ajang Asean University Games (AUG) 2018 ke-19 yang berlangsung di Naypyidaw, Myanmar, 7 hingga 19 Desember kemarin.

Diajang olahraga antar mahasiswa se-Asean tersebut, tim basket putri Indonesia berhasil merebut medali perak, sedangkan emas diraih tim Thailand.

Hal ini membuat pelatih tim putri basket AUG Indonesia, Abrizalt Hasiholan gundah dan berharap kompetisi Srikandi Cup menjadi salah satu tonggak untuk wadah pencapaian prestasi tim putri dimasa depan.

"Kompetisi Srikandi Cup membawa andil dalam prestasi basket putri kita. Sebenarnya kita tidak kalah dengan Thailand, hanya saja yang saya dengar mereka mendapat dukungan penuh dari pemerintahnya dan fokus mulai dari pembinaan usia dini, meskipun secara nota bene liga mereka tidak berjalan," kata Abrizalt dalam rilis yang diterima INILAHCOM.

"Untuk itu Srikandi Cup perlu diseriuskan penataan kompetisinya, karena memberikan pengaruh yang besar kepada pemain dari sisi jam terbang dan mental. Saya berharap jumlah pertandingan ditambah, jika perlu Srikandi Cup bisa 12 tim kedepannya," tambahnya.

Pelatih yang disapa Jali itu juga menambahkan pentingnya memiliki kompetisi seperti Srikandi Cup, sebab ia menilai potensi prestasi sektor putri bisa berbicara banyak bahkan di tingkat Asia, asalkan tidak melakukan persiapan yang instan.

"Thailand yang persiapannya panjang dan banyak try out saja kita bisa imbangi, bahkan hampir kita kalahkan. Para pemain di AUG kemarin adalah jebolan Srikandi Cup, meski mereka juga hasil dari Liga Mahasiswa (LIMA) dan kompetisi antar pelajar seperti DBL dan pembinaan diklub asal mereka masing-masing," pungkasnya menutup.

Komentar

Embed Widget
x