Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 16 Desember 2018 | 18:37 WIB

Tinjau Persiapan Atlet, Jokowi Targetkan 16 Emas

Oleh : Andi Putra | Minggu, 16 September 2018 | 08:59 WIB

Berita Terkait

Tinjau Persiapan Atlet, Jokowi Targetkan 16 Emas
Presiden Joko Widodo ketika meninjau langsung kesiapan para atlet yang akan berlaga di pelatnas Hartono Trade Center, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah - (Foto: INAPGOC)

INILAHCOM, Sukoharjo - Presiden Joko Widodo menargetkan kontingen Indonesia meraih 16 emas diajang Asian Para Games 2018 ketika meninjau langsung kesiapan para atlet yang akan berlaga di pelatnas Hartono Trade Center, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dalam kunjungan kali ini Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menijau pelatnas bulu tangkis dan tenis meja.

"Ya saya ingin lihat persiapan-persiapan dalam rangka meraih prestasi di Asian Para Games yang sebentar lagi juga akan dimulai. Saya melihat persiapan di sini badminton tenis meja saya kira ini menurut saya tambang-tambang emas yang kita harapkan nanti," kata Presiden kepada para jurnalis seusai peninjauan.

Sementara terkait target, Presiden menargetkan Indonesia meraih 16 medali emas dan diharapkan dari cabang bulu tangkis bisa menyumbangkan 4 medali emas serta dari cabang tenis meja bisa mendulang minimal 2 medali emas.

"Yang ingin kita lihat atlet-atlet berlatih dengan keras dan kita harapkan nanti kita juga mendapatkan kesuksesan yang sama (dengan Asian Games). Targetnya 16 emas tapi kita harapkan kepeleset, tapi di atas," beliau menambahkan.

Presiden Jokowi pun meminta atlet-atlet untuk bersemangat dan meraih prestasi di ajang Asian Para Games nanti, sebab mereka juga akan mendapatkan bonus yang sama dengan atlet peraih medali di Asian Games 2018 kemaren.

Seperti diketahui, peraih medali emas di Asian Games 2018 diberi bonus Rp1,5 milyar, perak 500 juta dan perunggu 250 juta dan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Bonus tetap sama, enggak ada bedanya (dengan Asian Games 2018)," tandasnya.

Komentar

Embed Widget
x