Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 18:50 WIB

Anthony Ginting Pede Menatap Jepang Terbuka 2018

Oleh : Arif Budiwinarto | Sabtu, 8 September 2018 | 07:26 WIB

Berita Terkait

Anthony Ginting Pede Menatap Jepang Terbuka 2018
Anthony Sinisuka Ginting - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Anthony Sinisuka Ginting menunjukkan performa apik di Asian Games 2018. Ia termotivasi mengulang penampilannya tersebut di ajang Jepang Open 2018.

Anthony tampil oke di gelaran Asian Games 2018, di nomor beregu ia mampu mengatasi beberapa tunggal putra terbaik dunia. Sayang, di final ia gagal mempersembahkan kemenangan karena mengalami cedera menghadapi Shu Yuqi.

Anthony kembali menyita perhatian publik di nomor perseorangan, ia mampu melewati hadangan Kenta Nishimoto dan Chen Long untuk sampai di babak semifinal. Namun, ia gagal melaju ke final setelah di kalahkan Chou Tien-chen asal Taipei.

Usai mempersembahkan medali perunggu bagi Kontingen Indonesia di Asian Games 2018, Anthony sudah ditunggu tiga turnamen Jepang Open 2018 yang akan berlangsung pada 11-16 September 2018 di Musashino Forest Sport Plaza.

Tahun lalu, Indonesia hanya membawa pulang satu gelar juara dari pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Untuk tahun ini, selain dari ganda putra tak menutup kemungkinan tunggal putra membuat kejutan.

Berdasarkan hasil undian, Anthony Ginting akan berhadapan dengan unggulan kedelapan asal Hong Kong, Ng Ka Long Angus. Sebelumnya, kedua pebulutangkis pernah bertemu di Cina Terbuka 2017 saat itu Anthony kalah dua set 20-22 dan 18-21.

Jika mampu melaju mulus, ada kemungkinan Anthony akan berhadapan dengan Jonatan Christie di perempatfinal. Jojo yang mampu meraih medali emas di nomor perorangan Asian Games 2018 akan memulai langkahnya di Jepang Terbuka dengan menghadapi tunggal putra India, Prannoy H.S.

Sebelumnya, Jojo sempat menelan kekalahan dari Prannoy di laga beregu putra Asian Games 2018 dengan skor 15-21, 21-19, 19-21.

"Kalau melihat hasil undian, ya saya tetap optimis lawannya siapa saja. Memang disayangkan saya dan Jonatan kalau ketemu di babak-babak awal. Tapi saya mau fokus di pertandingan pertama dulu karena lawannya juga nggak mudah," kata Anthony.

"Sebelumnya saya dan Ng sama-sama menang-kalah, dia bukan pemain sembarangan, pertandingan pasti akan ramai. Maunya sih menang dan bertemu Jonatan kalau dia lolos juga. Setidaknya ada satu wakil Indonesia di perempat final. Mudah-mudahan hasil di Asian Games bisa menambah rasa percaya diri saya," ia menambahkan.

Setelah Jepang Terbuka, baik Anthony dan Jojo akan dihadapkan jadwal padat karena sudah dinanti dua turnamen berturut-turut yaitu Cina Terbuka pada 18-23 September dan dilanjutkan Korea Terbuka pada 25-30 September.

Bagi Anthony yang tahun lalu menjadi runner-up Korea Terbuka 2017 ini menjadi sebuah tantangan untuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur peak performance.

"Tanding di tiga turnamen berturut-turut, ya harus siap. Tidak ada yang tidak mungkin," ia memungkasi.

Komentar

Embed Widget
x