Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 21:59 WIB

Emas Atlet Mongolia Dibatalkan karena Doping

Oleh : Arif Budiwinarto | Jumat, 7 September 2018 | 07:40 WIB

Berita Terkait

Emas Atlet Mongolia Dibatalkan karena Doping
Orkhon Purevdorj - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Dewan Olimpiade Asian (OCA) mencabut medali emas pegulat asal Mongolia setelah terbukti menggunakan doping. Keputusan tersebut membuat peringkat Mongolia turun.

Orkhon Purevdorj meraih medali emas di nomor gaya bebas kelas 62 kg putri setelah mengalahkan pegulat Kyrgyzstan, Aisuluu Tynybekova, dengan skor telak 11-0.

Namun, medali emas yang diraih Purevdorj dinyatakan tidak sah oleh OCA setelah ditemukan kandungan Stanazolol dalam sampel urinnya. Stanazolol merupakan daftar senyawa yang dilarang oleh Badan Antidoping Dunia (WADA) di tahun 2018.

"OCA mengumumkan bahwa pegulat asal Mongolia, Orkhon Purevdorj, telah terbukti melakukan pelanggaran terhadap aturan anti-doping pada kompetisi yang berlangsung pada 20 Agustus 2018. Karena itu, ia didiskualifikasi dari Asian Games ke-18 Jakarta dan Palembang," demikian bunyi pernyataan resmi OCA.

Ini merupakan kasus doping kedua yang diketahui OCA di cabor gulat Asian Games 2018. Akibatnya, OCA membatalkan pertandingan gulat gaya bebas putri 62 kg.

Sebelum OCA mengeluarkan keputusan tersebut, Mongolia finis di urutan 16 klasemen akhir perolehan medali Asian Games 2018 dengan torehan lima emas, sembilan perak, dan 11 perunggu.

Pencabutan medali emas yang diraih Purevdorj menyebabkan perolehan emas Mongolia berkurang menjadi empat medali emas, artinya Mongolia harus turun ke posisi 17 sedangkan posisi 16 diisi oleh Vietnam.

Vietnam sebenarnya mengemas jumlah medali emas yang sama dengan Mongolia (14) namun Vietnam unggul dalam jumlah raihan medali perak lebih banyak (11) dari Mongolia.

Komentar

x