Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 15 Oktober 2018 | 17:10 WIB

Tim Ganda Campuran Rampungkan Latihan di Kudus

Oleh : Reza Adi Surya | Minggu, 12 Agustus 2018 | 02:19 WIB

Berita Terkait

Tim Ganda Campuran Rampungkan Latihan di Kudus
(Foto: PBSI)

INILAHCOM, Kudus - Tim ganda campuran utama pelatnas merampungkan program latihan selama enam hari di GOR Jati, Kudus. Program ini dicetak pelatih ganda campuran, Richard Mainaky, jelang tampil di Asian Games 2018.

Pemusatan latihan di Kudus berlangsung pada 5-11 Agustus 2018. Berkaca dari sukses pemusatan latihan jelang Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu di tempat yang sama, kali ini Richard kembali memboyong timnya untuk menjalani program Asian Games 2018.

Sebanyak dua wakil ganda campuran akan bertanding di Asian Games, yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto. Tak hanya keempat pemain ini yang berlatih di Kudus, tetapi seluruh tim pelatnas utama juga ikut berlatih di Kudus sekaligus menjadi tim pendukung/sparring bagi Tontowi/Liliyana dan Ricky/Debby.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Ronald Alexander/Annisa Saufika, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, beserta tim ganda campuran lainnya, juga ikut berlatih di Kudus. Asisten pelatih ganda campuran, Vita Marissa juga ikut serta dalam sesi persiapan khusus ini.

"Anak-anak bilang latihan di sini sangat melelahkan, padahal programnya kurang lebih sama dengan yang di Jakarta. Mungkin terasa beda karena mereka benar-benar fokus latihan dan nggak kemana-mana, semua sudah disiapkan di sini. Jadi hari-hari cuma diisi latihan, makan, istirahat," kata Richard, dikutip dari Badmintonindonesia.org.

Ada beberapa hal yang ingin ditingkatkan Richard dari penampilan kedua pasangan ini. Baik Tontowi/Liliyana dan Ricky/Debby tak akan hanya fokus pada latihan teknik, tetapi juga penguatan fisik dan kebugaran.

"Yang ditingkatkan itu latihan fisik sirkuit, gym, dan kelincahan gerak di lapangan. Tetapi porsinya memang lebih banyak program teknik. Minggu depan sudah masuk program volume rendah tapi intensitas tetap tinggi. Para pemain harus jaga kondisi serta motivasi yang selama ini sudah bagus, harus terus dijaga," tambah Richard.

"Untuk persiapan non teknis, sudah berjalan setiap hari di pelatnas, sudah dikontrol oleh pak Rachman (Widohardhono, Psikolog PBSI). Kami juga minta masukan dan wejangan dari para legend seperti misalnya Koh Chris (Christian Hadinata)," tandasnya.

Bulutangkis akan mulai dipertandingkan di Asian Games 19 Agustus hingga 28 Agustus. Nomor beregu dimulai lebih dulu 19-22 Agustus, dan dilanjutkan nomor perorangan 23-28 Agustus.

Komentar

Embed Widget
x