Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Juli 2018 | 12:39 WIB
 

Indonesia Open

Ulangan Final Olimpiade 2016 di Istora Senayan

Oleh : Reza Adi Surya | Sabtu, 7 Juli 2018 | 18:25 WIB
Ulangan Final Olimpiade 2016 di Istora Senayan
(Foto: Inilahcom/Reza Adi Surya)

INILAHCOM, Jakarta - Final Indonesia Open 2018 mempertemukan finalis Olimpiade 2016. Kali ini ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying bertekad revans lawan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Chan/Goh melaju ke final Indonesia Open 2018 dengan mengalahkan unggulan keempat asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, dua gim langsung 21-18 dan 21-16 dalam waktu 36 menit.

Ini merupakan partai ulangan final Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Ketika itu, Chan/Goh kalah dari Tontowi/Liliyana dua gim langsung, 14-21 dan 12-21.

"Kita akan mempersiapkan mental melawan mereka. Kalau bisa kita inginnya membalas kekalahan di Olimpiade. Kita lihat saja besok. Mungkin kami yang main lebih baik atau mungkin mereka," kata Chan, dalam jumpa pers.

"Kita senang bisa melaju ke final. Soal partai ulanagan final Olimpiade, kali ini bukan Tontowi/Liliyana saja lawan kita, tapi seluruh stadion," timpal Goh.

Setelah Olimpiade, Goh mengalami cedera dan absen cukup lama. Hal serupa dialami Liliyana Natsir. Setelah cukup lama tak bertemu, Goh berharap bisa tampil bagus di final besok.

"Setelah Olimpiade saya cedera, Liliyana juga cedera. Kita juga sama-sama baru kembali dari cedera. Saya harap bisa menampilkan permainan bagus," ungkap Goh.

"Sebelum ini saya lebih banyak main di turnamen level 300. Penampilan saya masih belum stabil setelah cedera. Kini berhasil lolos ke final level 1000. Saya tambah percaya diri. Semoga cederanya tak kambuh lagi," tandas Goh.

Komentar

Embed Widget

x