Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 15 Oktober 2018 | 18:03 WIB

Pelatih CLS Knights Indonesia Timba Ilmu di Taiwan

Oleh : Arif Budiwinarto | Jumat, 29 Juni 2018 | 03:39 WIB

Berita Terkait

Pelatih CLS Knights Indonesia Timba Ilmu di Taiwan
Pelatih CLS Knights Indonesia, Koko Heru Setyo Nugroho - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta Pelatih CLS Knights Indonesia, Koko Heru Setyo Nugroho, mendapatkan kesempatan berharga untuk menimba ilmu kepelatihan basket dengan mengikuti turnamen basket internasional William Jones Cup 40 di Taiwan pada 13-20 Juli 2018.

Kepastian itu disampaikan oleh Managing Partners CLS Knight Indonesia, Christopher Tanuwidjaja. Ia menuturkan tujuan mengirim Koko Heru ke turnamen tersebut supaya nantinya bisa diaplikasikan di tim CLS Knight Indonesia serta bisa juga dibagikan kepada pelatih-pelatih basket lainnya di Indonesia.

Di ajang tersebut, Koko rencananya akan menjadi asisten pelatih tim juara bertahan 3D Global Sports Kanada yang diarsiteki oleh Chris Oliver.

"Sebenarnya kabar ini sudah sejak beberapa bulan lalu. Tetapi saya menunggu terlebih dahulu dirilis dari pihak mereka. Memang saya yang bantu kenalkan dan minta tolong untuk boleh belajar di tim 3D Global Sports Kanada yang merupakan juara bertahan musim lalu. Tujuannya saya mau setiap ada kesempatan baik setiap officials atau pemain kita harus selalu belajar dan mau up grade diri mereka masing-masing," kata Christopher dalam rilis yang diterima INILAHCOM, Kamis (28/6/2018) malam kemarin.

"Coach Koko adalah gambaran salah satu pelatih basket muda di Indonesia yang pintar, saya yakin ilmu yang dia dapat dari 3D Global Sports Kanada, akan menjadi dampak positif bagi basket Indonesia pada umumnya," ia melanjutkan.

Tim basket 3D Global Sports tahun ini meluncurkan program baru yakni International Development Coaching Program (IDCP). Program ini bertujuan untuk meningkatkan ilmu kepelatihan para pelatih basket di dunia. Selain Koko Heru, mereka juga akan mengajak dua asisten pelatih lainnya, Brad Campbell dan Mark Jablonski.

Mendapat kesempatan berharga, Koko berterima kasih kepada CLS Knights Indonesia dan tim 3D Global Sports. Ia berjanji akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan tugas barunya sebagai asisten pelatih Chris Oliver di turnamen yang menggunakan sistem round robin tersebut.

"Puji Tuhan atas kesempatan ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Ko Itop (Christopher Tanuwidjaja) dan Ci Lei (Sherly Humardani) yang selalu memberi kesempatan kepada saya untuk selalu belajar dan menambah pengalaman," ujar koko.

"Juga seluruh official dan para pemain CLS Knights Indonesia,tim 3D Global Sports Kanada, fans setia CLS Knights yang selalu bersama baik saat tim ini menang maupun kalah, terakhir tidak lupa untuk seluruh media di tanah air yang selalu meliput pemberitaan tim ini," lanjut Koko yang kurang lebih 15 tahun berkecimpung dalam dunia pelatihan basket di Indonesia.

"Saya ingin menekankan kepada para pemain saya dengan contoh ini, selama kita mau terus setia keras dan tidak menyerah baik ketika mengalami masa yang sulit sekalipun, niscaya pasti suatu saat ada seorang diluar sana yang akan menotice you as a player. Kedepannya saya ingin membagikan pengalaman ini untuk insan basket di Tanah Air," dia memungkasi.

Komentar

Embed Widget
x