Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 15 Oktober 2018 | 18:18 WIB

Eks Pebasket Nasional Boleh Main di IBBAMNAS 2018

Oleh : Reza Adi Surya | Sabtu, 5 Mei 2018 | 21:09 WIB

Berita Terkait

Eks Pebasket Nasional Boleh Main di IBBAMNAS 2018
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Untuk menaikkan kualitas Invitasi Bola Basket Antar Media Nasional (IBBAMNAS) 2018, akhirnya diputuskan mantan pebasket nasional boleh dimainkan. Tapi, ada syarat yang harus dipenuhi.

Untuk mantan pebasket nasional yang boleh tampil di IBBAMNAS adalah mereka yang pernah bermain di Divisi Satu, Kobatama, PBL, IBL hingga ABL.

Selain itu, mereka mendapat batasan usia, yakni boleh diturunkan apabila pebasket berusia di atas 40 tahun ke atas dan sudah bekerja selama 5 tahun di media peserta IBBAMNAS 2018. Keputusan ini sudah disetujui dalam pertemuan teknis (technical meeting) beberapa waktu lalu.

"Bermainnya para mantan pebasket nasional di IBBAMNAS ini mengakomodir perkembangan yang ada di lapangan. Tujuannya adalah menaikkan kualitas dari invitasi ini dan meningkatkan persaingan antar tim peserta," kata bidang verifikasi pemain IBBAMNAS 2018, Lufti Zulkarnaen, Sabtu (5/5/2018).



Salah satu tantangan berat yang dihadapi bidang verifikasi adalah banyak dari tim peserta yang merupakan gabungan dari grup perusahaan media dan menyangkut status karyawan. Selain itu diharapkan tim peserta tidak menggunakan pemain cabutan.

"Inilah salah satu hal penting bidang verifikasi yang harus diperhatikan. Sebab tim verifikasi akan mengatur status pemain wartawan dan non-wartawan serta mencegah pebasket cabutan yang bermain di lapangan," tambah Lufti.

Sementara itu Ketua Panpel IBBAMNAS 2018 Hermansyah mengatakan, dengan diperbolehkannya mantan pebasket nasional main, diharapkan tim peserta tidak lagi menggunakan pemain cabutan.

"Sanksi tegas diberikan bila ada tim yang melanggar aturan soal pemain dan tidak sportif di lapangan," ungkap Hermansyah.

Memasuki hari kedua IBBAMNAS 2018 yang digelar di hall A Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, juara bertahan RCTI MNC Grup menelan kekalahan kedua. Kali ini mereka dikalahkan CNN Detik Transvision 24-36.

Laga seru terjadi antara RTV yang sukaes mengalahkan Tempo Grup 30-24 dengan perpanjangan waktu (overtime). Sebelumnya, kedua tim mencatat skor imbang 22-22.

Mahaka Media pun bermain dengan perpanjangan waktu dan akhirnya mampu mengatasi perlawanan sengit Media Grup 39-33. Skor imbang keduanya terjadi di angka 24-24. Perjuangan dan kekompakan tim membuat Mahaka Media mampu keluar dari tekanan, terutama saat overtime.

"Kami sadar bukan unggulan di grup. Tapi kami tak mau dikalahkan begitu saja tanpa usaha dan perlawanan, terutama saat perpanjangan waktu tadi. Kami akan tetap seperti ini, berusaha keras di lapangan saat menghadapi tim-tim kuat di Grup C. Mudah-mudahan hasil baik juga akan mengikuti," ujar kapten tim Mahaka, Hazliansyah.

Sementara itu, tim basket Trans 7 mencatat kemenangan atas tim ANTV 29-23. Selanjutnya, Jusraga menuai kemenangan 57-43 atas tim basket Net TV. Kemudian, SCTV Emtek menang telak 39-18 atas Berita Satu Media Holding.

Komentar

Embed Widget
x