Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Oktober 2018 | 14:19 WIB

Playoff Srikandi Cup 2018

Tenaga Baru Menatap Playoff dengan Optimisme

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 12 April 2018 | 19:35 WIB

Berita Terkait

Tenaga Baru Menatap Playoff dengan Optimisme
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tenaga Baru Pontianak menatap babak playoff Srikandi Cup dengan optimisme. Irma Amelya sudah mengantongi apa saja yang harus dilakukan timnya di babak tersebut.

Tenaga Baru Pontianak menjelma menjadi kekuatan baru di Kompetisi Basket Putri, Srikandi Cup. Ini tak lepas dari polesan tangan dingin pelatih Irma Amelya.

Di bawah arahan pelatih kelahiran Jakarta, 10 Mei 1985, capaian Tenaga Baru Pontianak terbilang tidak terlalu buruk. Mereka menempati peringkat empat di seri satu dan dua kali berada di peringkat ketiga di seri dua dan tiga.

Sebelum ditunjuk menjadi pelatih Tenaga Baru Pontianak pada 2015 lalu. Ia pernah menangani tim kampus UNJ tahun 2007-2011 dan juga SMA 116 (PPLP Ragunan). Sederet prestasi yang ia raih dan dikenang diantaranya membawa tim basket UNJ putra juara diajang Campus League 2010, 2011.

Berlanjut bersama SMA 116, ia berhasil membawa Juara DBL 2013 dan Juara Popmie 2015. Sebagai asisten pelatih, Irma Amelya juga pernah mengantarkan tim Popnas Putra DKI juara ditahun 2013 dan peringkat 2 PON Putri DKI 2016.

"Buat saya basket itu adalah kehidupan. Dari basket sejauh ini saya sudah banyak mendapatkan rezeki maupun hal-hal yang diluar batas kemampuan saya. Kuncinya asal kita mau bekerja keras dan menjaga komitmen, entah itu kita sebagai pemain atau pelatih," kata lulusan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

"Hal ini yang saya terapkan di Tenaga Baru. Meskipun beberapa pemain ada yang berlatih di Jakarta dan Pontianak, yang terpenting kami menjaga komitmen bersama sesuai dengan tanggung jawab masing-masing," ia melanjutkan.

Berbicara soal peluang Tenaga Baru di babak playoff yang akan berhadapan dengan Tanago Frisiean Jakarta di Kota Cirebon 18-21 April mendatang, Irma optimistis timnya bisa melewati hadangan tim asal ibukota.

"Seri mendatang adalah babak hidup mati. Jadi defense kami secara tim harus lebih bagus. Selebihnya teamwork para pemain senior harus konsisten seperti pada seri ketiga kemarin. Setidaknya kami ingin meraih peringkat ketiga tapi jika ada kesempatan lebih pasti kita akan ambil."

"Namun sebelumnya kami harus bisa mengalahkan Tanago terlebih dahulu dibabak eliminasi awal," ia memungkasi.

Komentar

Embed Widget
x