Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 April 2018 | 19:30 WIB
 

Alasan Rossi Enggan Temui Marquez Usai Balapan

Oleh : Arif Budiwinarto | Senin, 9 April 2018 | 15:26 WIB
Alasan Rossi Enggan Temui Marquez Usai Balapan
(Foto: crash)

INILAHCOM, Termas de Rio Hondo - Valentino Rossi kesal bukan main usai terjatuh disenggol Marc Marquez di GP Argentina. Ia menjelaskan alasannya tak mau menemui Marquez di paddock.

Dalam balapan Moto GP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (8/4/2018) malam kemarin, Rossi sebenarnya punya peluang merai poin. Namun, ulah Marquez membuat pebalap Yamaha harus finis di urutan belakang.

Penyebabnya, Marquez berusaha merebut posisi enam dari Rossi di lap ke-20. Di tikungan ke-13, Marquez memotong laju Rossi dari dalam sehingga membuat motor keduanya bersenggolan. Insiden tersebut membuat Rossi terjatuh sedangkan Marquez melanjutkan balapan.

Di akhir balapan, The Doctor finis di urutan 19 sedangkan Marquez yang mendapat penalti 30 detik berada satu strip di depan.

Usai balapan, Rossi tak bisa menutupi kemarahannya. Dia menyebut Marquez sebagai seorang perusak MotoGP.

"Ini adalah situasi yang sangat buruk karena ia menghancurkan MotoGP karena ia tidak pernah punya rasa hormat pada rivalnya," kata pebalap asal Italia.

Marquez sudah berusaha meminta maaf dengan mendatangi paddock tim Yamaha, tetapi Rossi enggan menemui pebalap Honda itu. Untuk ini, Rossi punya penjelasannya.

"Ini lelucon. Pertama, dia tidak punya nyali untuk datang ke ruangan saya sendiri, tapi seperti biasa dia datang dengan manajernya, Honda, dan di depan kamera karena yang penting untuknya adalah ini. Dia tidak peduli dengan Anda," jelas pebalap 39 tahun kepada Crash.

"Jadi, saya tidak mau bicara dengannya. Saya tidak mau melihatnya di dekat saya karena saya tahu yang dia katakan kepada saya tidak benar," ia menambahkan.

Saat ditanya apakah ia akan memaafkan Marquez jika rivalnya itu menemuinya secara pribadi, Rossi menjawab "Saya harap dia cukup pintar untuk tidak datang," pungkasnya.

Komentar

 
Embed Widget

x