Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 18:22 WIB

Asian Games 2018

INASGOC Ajak PABSI Perjuangkan Kelas 62 KG

Selasa, 27 Februari 2018 | 08:41 WIB

Berita Terkait

INASGOC Ajak PABSI Perjuangkan Kelas 62 KG
Ketua INASGOC, Erick Thohir - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) mengajak Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) sama-sama memperjuangkan nomor 62 kilogram di Asian Games 2018.

Saat ini, Indonesia masih menunggu jawaban dari IWF terkait permohonan pembatalan pencoretab kelas 62 kg dari Asian Games 20189 di mana atlet angkat besi andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, bertanding.

Menurut Erick, sudah selayaknya pengurus cabang olahraga (cabor) belajar dari kejadian ini agar lebih mengerti pemetaan olahraga internasional dengan membuka pergaulan luas ke konfederasi internasional masing-masing cabor.

"Kami sama-sama berjuang, jangan saling tunjuk siapa yang salah karena tidak ada gunanya. Waktu sudah tidak bersahabat. Justru kita harus bergabung memperjuangkan nomor ini dan saya sudah menyampaikan opsi-opsinya, tapi ketika federasi internasional memutuskan, OCA tidak dalam posisinya mengubah keputusan," kata Ketua INASGOC, Erick Thohir, di Jakarta, Senin (26/2/2018) kemarin.

Atas adanya pencoretan tersebut, Erick berharap tidak ada lagi kejutan yang diberikan konfederasi internasional cabang olahraga menjelang perhelatan Asian Games 2018 yang waktunya tersisa kurang 175 hari lagi, termasuk tidak terpenuhinya aturan minimal enam negara peserta di satu cabang olahraga.

"Apalagi, jika keputusan itu berlanjut sampai ke Olimpiade 2020, pasti kebijakan internasional. Tapi kalau keputusannya hanya untuk Asian Games 2018, ini pasti ada sesuatu yang aneh," dia melanjutkan.

"Jangan sampai nanti jetski, paragliding, bridge tiba-tiba langsung didrop dengan alasan aturan pengurus cabor tidak melobi internasional dan pesertanya hanya empat. Itu langsung bisa didrop dengan alasan aturan. Kami ingatkan semua pengurus cabor untuk aktif. Ini yang kita sama-sama mesti jaga, kita perjuangkan jangan sampai ada lagi kejutan seperti ini dari internasional," dia memungkasi.(tar)

Komentar

Embed Widget
x