Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 22:19 WIB

ASEAN Basketball Leaguee (ABL) 2017-18

CLS Knight Kalah Lagi, Ini Tanggapan Pelatih

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 22 Februari 2018 | 12:32 WIB

Berita Terkait

CLS Knight Kalah Lagi, Ini Tanggapan Pelatih
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Surabaya - CLS Knight Indonesia kembali menelan kekalahan kandang dalam lanjutan pertandingan ASEAN Basketball League (ABL) 2018. CLS harus mengakui keunggulan Mono Vampire 80-86.

Dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Kertajaya, Surabaya, Rabu (21/2/2018) malam kemarin, CLS sempat memimpin 20-14 di kuarter pertama.

Tim tamu sempat menipiskan skor jadi 24-27 saat memasuki kuarter dua, tetapi CLS mampu menjauhkan poin menjadi 37-30 lewat slam dunk Shane Edwards hasil asis Brian Williams.

Sayangnya, CLS kehilangan konsentrasi permainan di kuarter tiga. Situasi ini mampu dimanfaatkan Mono Vampire untuk mengejar ketertinggalan. Bahkan, mereka mampu berbalik unggul 60-57 di penghujung kuarter.

Pertandingan berjalan menarik di kuarter terakhir dengan kejar mengejar poin. Mono Vampire memastikan kemenangan lewat lemparan tiga poin Michael Anthony Singletary saat pertandingan tersisa 16 detik.

Michael Anthony Singletary menjadi pendulang angka terbanyak Mono Vampire dengan 31 angka dan tujuh rebound. Diikuti oleh rekannya Paul Christian Zamar 21 poin.

Di kubu CLS Knights Indonesia tiga pemain berhasil mencetak double digit yakni Shane Edwards (24), Frederick Lee Jones Lish (19), Mario Wuysang (18). Hasil ini membuat peluang CLS Knights Indonesia semakin tipis untuk bisa lolos kebabak play off musim ini.

"Kita harus angkat topi untuk lawan. Meski saya hanya bisa menjelaskan setiap kekalahan selalu membekas untuk saya dan juga semua pemain untuk terus belajar. ABL musim ini berbeda saat saya masih di Laskar Driya. Sekarang ada tim dari China, Taiwan dan Hongkong. Levelnya juga lebih tinggi dengan liga lokal dan membuat pemain lokal harus improve untuk lebih giat berlatih lagi," ujar Koko Heru Setyo Nugroho, pelati CLS Knight Indonesia, usai laga.

"Kami akan mempersiapkan kerangka tim untuk musim depan. Semua aspek harus dibenahi, pemain impor harus ada chemistry diawal, demikian juga dengan pemain lokal. Mungkin fans basket Indonesia saat ini hanya bisa melihat CLS kalah dan mereka mengingikan saya keluar. Tapi mereka tidak tahu sejarah ABL, dimana timnya rata-rata sudah banyak pengalaman. Paradigmanya mungkin membandingkan CLS saat di liga lokal, tapi ini sangat jauh berbeda, dari segi kompetisinya, level pemain asingnya, pengaturan travelnya dan juga faktor internal," dia melanjutkan.

CLS akan memainkan laga tandang ke Vietnam menghaapi Saigon Heat pada 3 Maret mendatang. Ia pun juga berjanji akan memberikan kesempatan untuk pemain lokal di pertandingan selanjutnya, selama para pemain tersebut bisa membuktikan kesempatan yang diberikan.

"Lihat Kaleb dan Firman. Saya berikan kesempatan mereka mampu menjawabnya. Dan sebagai informasi saya adalah pelatih yang paling lama memberikan kesempatan para pemain lokal dengan minute play yang banyak dibandingkan dengan tim ABL lainnya," dia memungkasi.

Komentar

Embed Widget
x