Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Februari 2018 | 05:06 WIB
 

ASEAN Basketball Leaguee (ABL) 2017-18

Tanpa 2 Pilar Asing CLS Kalah dari Chong Son

Oleh : Arif Budiwinarto | Jumat, 9 Februari 2018 | 13:39 WIB
Tanpa 2 Pilar Asing CLS Kalah dari Chong Son
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Nanhai - CLS Knight Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Chong Son Kung Fu dalam lanjutan pertandingan Asean Basketball League (ABL) 2018. Tanpa dua pilarnya CLS kalah 100-75.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Nanhai Gymanasium, Kamis (8/2/2018) kemarin malam, CLS tidak diperkuat oleh dua pemain asingnya, Brian Williams yang mendapat hukuman satu kali bertanding akibat lima kali mendapatkan technical fouls dan Charles Keith Jensen yang bermasalah dengan visa.

Absennya dua pemain asingnya ikut mempengaruhi performa CLS Knight. Terbukti di babak pertama, Chong Son Kung Fu yang dilatih oleh Charles Dube-Brais, dapat mendominasi permainan dan unggul 47-37.

Hasil tersebut tidak lepas dari peran dua pemain world impor mereka, Anthony Tucker (mengemas 14 poin dan lima asis) dan juga double-double yang dibuat Justin Aronel Howard (10 angka dan 11 rebound) menutup kemenangan sementara di babak pertama.

Pemain asing keturunan asia (Amerika-Thailand) CLS Knights, Frederick Lee Jones Lish tampil cukup konsisten selama kuarter awal. Bermain 20 menit penuh, Ia berhasil mencetak 19 poin, tiga rebound dan tiga asis.

Pemain asing keturunan asia (Amerika-Thailand) CLS Knights, Frederick Lee Jones Lish tampil cukup konsisten selama kuarter awal. Bermain 20 menit penuh, Ia berhasil mencetak 19 poin, tiga rebound dan tiga asis.

Dominasi Chong Son Kung Fu di babak pertama, tidak lepas dari serangan fastbreak yang berhasil mereka lakukan (10 poin) dan juga 32 angka yang mereka cetak dari dalam wilayah pertahanan CLS Knights.

Babak kedua berjalan, kembali tuan rumah menunjukkan konsistensinya. Kali ini pemain asing berdarah Filipina yang mereka miliki Mikhael Alexander MCKinney, berperan besar sebagai mesin pencetak angka untuk klubnya.

Beberapa kali aksi individunya berbuah angka. Bersama Anthony Tucker dan Justin Aronel Howard, mereka sepertinya benar-benar memanfaatkan absennya dua pemain asing CLS Knights, bahkan bisa membawa timnya unggul jauh menutup akhir kuarter ketiga 80-56.

Pada pertengahan kuarter akhir, sepertinya kedua pelatih "sepakat" untuk menurunkan para pemain lokal mereka sampai dengan sisa pertandingan usai. Sebenarnya disinilah para pemain lokal tim asal Surabaya ini bisa unjuk gigi memperlihatkan kualitasnya.

Sayangnya, lawan sudah unggul terlalu jauh, sehingga Arif Hidayat dan para pemain cadangan lainnya, hanya mampu mencetak 17 tambahan angka saja.

Dua pemain CLS Knights yakni Frederick Lee Jones Lish dan Shane Edward mampu mencetak dua digit angka. Freddy (29) dan Shane Edward (12). Di kubu tuan rumah, MCKinney menjadi pendulang angka terbanyak untuk timnya 23 angka, yang disusul oleh center kawakan mereka Justin Aronel Howard dengan 22 poin dan 16 rebound.

"Jelas game yang sulit tanpa kehadiran Brian dan Keith Jensen. Bukan sebagai alasan, tapi ini berpengaruh kepada energy dan effort kami yang tidak sebanding secara match up dengan mereka (adanya dua pemain world impor Anthony dan Howard) dari awal sampai dengan akhir. Cuma Freddy yang bermain cukup konsisten," kata pelatih CLS Knight, Koko Heru Setyo dalam rilis yang diterima INILAHCOM.

"Tapi saya salut dengan respon dan perjuangan para pemain saya, meski di game ini secara realistis cukup berat buat kami," dia memungkasi.

Pada game selanjutnya CLS Knights Indonesia akan memainkan game kandangnya dengan menjamu Alab Pilipinas pada 11 Februari mendatang.

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x