Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 23:28 WIB

Badminton Asia Team Championships 2018

Tim Putri Indonesia Harus Rileks Jumpa Tiongkok

Oleh : Arif Budiwinarto | Rabu, 7 Februari 2018 | 16:30 WIB

Berita Terkait

Tim Putri Indonesia Harus Rileks Jumpa Tiongkok
(Foto: badmintonindonesia)

INILAHCOM, Alor Setar - Tim putra dan tim putri Indonesia tampil cukup baik di laga penyisihan pertama Badminton Asia Team Championships 2018 atau yang disebut juga dengan Kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2018.

Tim putri menang sempurna 5-0 atas Singapura di pertandingan penyisihan grup Z. Malam harinya, giliran tim putra yang menekuk Maladewa, juga dengan skor 5-0. Meskipun menyapu bersih semua kemenangan, namun hasil ini tak dapat dijadikan tolak ukur penampilan tim karena lawan masih belum seimbang.

Tim putra pada malam ini akan melakoni laga penyisihan kedua di Grup D melawan Filipina, Rabu (7/2/2018) malam pukul 19.00 waktu setempat. Sedangkan tim putri akan berhadapan dengan tim Tiongkok, Kamis (8/2) pagi besok.

Chief de Mission tim Indonesia, Achmad Budiharto, meminta agar tim putri Indonesia bermain santai dan tidak tertekan menghadapi tim kuat Tiongkok.

"Kemenangan atas Singapura saya harap membuat tim putri sudah lebih beradaptasi dan bisa tampil lebih rileks melawan Tiongkok. Untuk tim putra, harus tetap waspada dengan Filipina, karena kemarin mereka cukup memberikan perlawanan saat berhadapan dengan India," tuturnya dalam rilis yang diterima INILAHCOM, Rabu (7/2/2018) siang WIB.

Tim putra akan berhadapan dengan India dalam laga final penyisihan Grup D. India yang mengandalkan sektor tunggal putra, akan menjadi lawan yang cukup berat bagi tim Indonesia.

"Tim Indonesia sudah lebih diuntungkan dengan pemain-pemain tunggal putra yang tadinya underdog, sekarang sudah lebih percaya diri," ujar Budiharto.

Sementara itu di sektor ganda, pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon diturunkan pada laga pertama melawan Maladewa. Namun pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan tak diduetkan dengan alasan strategi.

"Hendra/Ahsan tak dipasangkan itu karena bagian dari strategi tim kami, supaya tidak mudah dibaca oleh lawan. Kalau Kevin/Marcus memang minta diturunkan di pertandingan pertama karena mereka mau pemanasan. Di pertandingan melawan Filipina kemungkinan susunannya akan berubah lagi," ungkap Budiharto.

Sementara itu, menurut Budiharto, tim putra sebetulnya sudah memastikan tiket ke putaran final Piala Thomas yang akan dihelat di Bangkok, Thailand, pada Mei mendatang. Akan tetapi, tim tetap diminta untuk tampil maksimal mengingat tahun lalu tim putra menjadi kampiun.

"Inilah yang jadi tantangan, tim putra tahun lalu jadi juara. Kalau bisa dipertahankan, bagaimana menjaga motivasi itu," pungkasnya.

Komentar

Embed Widget
x