Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 20:22 WIB

Final Srikandi Cup 2018

Merpati Bali Optimistis Kalahkan Surabaya Fever

Oleh : Arif Budiwinarto | Sabtu, 3 Februari 2018 | 02:45 WIB

Berita Terkait

Merpati Bali Optimistis Kalahkan Surabaya Fever
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Surabaya Skenario final ideal akhirnya kembali terulang di Seri 2 Srikandi Cup Surabaya. Merpati Bali melaju ke partai pamungkas usai mengalahkan Tenaga Baru Pontianak 55-41. Mereka akan jumpa Surabaya Fever di laga penentuan.

Dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di GOR Kertajaya, Surabaya, Jumat (2/2/2018), Merpati Bali kembali di perkuat oleh salah satu pemain pilarnya, Yusranie Noory Assipalma. Dia menggantikan peran Dewa Ayu Made Sriatha yang harus pulang karena operasi penyembuhan cedera tangan. Ranie sempat absen di pertandingan-pertandingan awal.

Di dua kuarter awal, Tenaga Baru Pontianak sempat memberikan perlawanan sengit, walau pada akhirnya mereka harus mengakui ketangguhan Merpati Bali yang dilatih oleh Bambang Asdianto Pribadi dengan skor 27-18.

Merpati Bali baru mulai panas seraya menunjukkan eksistensinya memasuki kuarter ketiga. Lamia Rasidi, Kadek Pratita Citta Dewi, Ni Putu Eka Febiananda, Dora Lovita dan Anne Innesa, bahu membahu untuk mencetak angka untuk timnya.

Lamia, point guard pengalaman Merpati Bali memulai membuka keran angka timnya dengan tembakan tiga angka dan membuat kedudukan menjadi 30-19. Beberapa saat kemudian Ni Putu Eka Febiananda memperbesar keunggulan menjadi 32-19 lewat aksinya di bawah ring Tenaga Baru.

Dengan postur yang menjulang tinggi membuat Eka dapat leluasa mencetak angka dan meraih beberapa kali bola rebound dari wilayah pertahanan Tenaga Baru. Merpati pun akhirnya unggul jauh menutup kuarter ketiga 46-28.

Meski Tenaga Baru mencetak angka lebih banyak di kuarter akhir, mereka belum mampu untuk mengalahkan Merpati Bali pada pertandingan kali ini.

Ni Putu Eka Febiananda berhasil mencetak double-double untuk kemenangan timnya dengan raihan 11 poin dan 10 rebound. Disusul oleh Nadya Gumanti (sembilan poin dan dua rebound). Sementara dari Tenaga Baru, dua pemainnya yakni Fanny Kalumata dan Delaya Maria, menjadi top performer untuk timnya. Keduanya sama-sama mencetak 11 angka.

"Pada pertandingan kali ini kami sudah diperkuat oleh Rani Palma menggantikan peran Ayu yang mengalami cedera. Sejauh ini progress tim saya sudah semakin bagus. Seperti pemain tinggi saya sudah semakin berkembang. Ibaratnya mereka kini sudah menjelma menjadi piranha bukan seperti ikan cupang lagi. Mereka berani adu fisik dengan para pemain lawan. Menghadapi final besok, saya kembali ingatkan kepada semuanya untuk tidak banyak membuat turnovers (26 turnover di final seri 1). Fever mencetak 32 poin dari kesalahan kami. Untuk peluang besok, saya kira 50-50, tinggal siapa yang tidak banyak membuat banyak kesalahan, dialah yang menjadi pemenang, "ujar Bambang Asdianto Pribadi, pelatih Merpati Bali.

Optimisme diusung Merpati Bali menghadapi tuan rumah Surabaya Fever di laga final, Sabtu (3/2/2018) siang WIB. Bila melihat perjalanan hingga menembus final, Lamia percaya timnya mampu mempertahankan gelar juara.

"Kita sudah siap menghadapi pertandingan final besok. Sejauh ini kami sudah banyak kemajuan dan semakin kompak. Tapi kami harus tetap waspada terutama tidak boleh mengulangi turnovers yang begitu banyak pada final seri 1 kemarin," kata Lamia, point guard Merpati Bali.

Sementara itu, Tenaga Baru Pontianak mengambil pelajaran berharga dari kekalahan atas Merpati Bali. Mereka sudah mengantongi aspek apa yang harus diperbaiki untuk menghadapi perebutan tempat ketiga melawan MP Samator.

"Kita kalah di posisi 4 dan 5. Namun dengan kondisi sebagian para pemain saya yang tidak fit, saya rasa sejauh ini kami sudah cukup mumpuni. Untuk besok melawan MP Samator, kami akan perbaiki komunikasi di lapangan dan harus bermain dengan pintar," ujar Irma Amelya, pelatih Tenaga Baru Pontianak.

"Semua sudah maksimal. Saya pun juga masih dalam kondisi yang kurang fit. Tapi ini bukan alasan, besok kita harus siap lagi dan bertekad membalas melawan MP Samator pada pertemuan lalu di Makassar." papar Fanny Kalumata yang bertindak sebagai kapten untuk timnya.

Ini merupakan pertemuan ulangan mereka pada Seri 1 Makassar lalu, pada pertandingan lalu, Merah Putih Samator berhasil mengalahkan Tenaga Baru Pontianak dan merebut peringkat ketiga.

Komentar

Embed Widget
x