Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 02:27 WIB

Jelang Pertarungan, Mayweather Acuhkan Media

Oleh : Boy Leonard Pasaribu | Rabu, 11 September 2013 | 23:52 WIB
Jelang Pertarungan, Mayweather Acuhkan Media
Floyd Mayweather - (Foto : yahoo.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Los Angeles - Petinju kelas menengah ringan asal Amerika Serikat, Floyd Mayweather, mengacuhkan wartawan yang berkumpul saat jumpa pers jelang pertandingan melawan Canelo Alvarez.

Pertandingan antara Mayweather melawan Alvarez yang memperebutkan sabuk gelar WBA itu akan digelar pada Sabtu (14/9/13) waktu setempat di Las Vegas, Amerika Serikat.

Selasa malam waktu setempat (10/9/13), Mayweather berada dalam ruang konferensi pers untuk berbicara seputar laga tersebut dengan durasi 45 menit. Namun sepanjang itu pula, petinju berusia 36 tahun itu terus berbicara semaunya.

Saat konferensi pers dimulai, petinju dengan rekor 44 kali tarung tanpa kalah itu memanggil krunya dan meminta kopi. Saat kopi datang, ia memberikan kesempatan kepada wartawan untuk bertanya. Namun belum sempat menjawab, ia mengecap kopinya.

"Apakah kamu mencampur madu dalam kopi ini?" tanyanya kepada Marcus Hutchins, sang pembuat kopi. "Apa yang kamu lakukan? Jangan campurkan madu ke dalam kopi. Madu hanya untuk teh."

Wartawan pun tertawa. Setelah itu, pertanyaan kembali dilontarkan. Lagi-lagi, Mayweather tak mau menjawab. Ia malah membahas Hutchins, yang membuatkannya kopi.

"Anda tahu kenapa saya mempertahankan dia? Dia teman saya dan dia tidak iri dengan (sukses) saya. Saya biarkan dia bergaul dengan saya karena dia bisa bergaul dengan saya tanpa merasa iri. Itu saja. Seringkali saya meninggalkan teman-teman saya karena dia iri dengan saya. Mereka marah karena saya sukses," katanya.

Selanjutnya, Mayweather bicara soal media sosial seperti Instagram dan Twitter. Sang petinju mengaku tak pernah mengurusi langsung media sosial atas namanya. Ia memerintahkan seseorang untuk mengurusinya. Ia juga mengaku tak pernah membaca berita.

"Dengan demikian saya tak perlu terlalu cemas soal hal-hal yang tak penting. Bisa saja orang-orang yang berkata buruk soal Anda cuma orang yang tak kenal Anda."

"Anda (media) boleh menulis yang bagus-bagus, boleh juga menulis yang buruk-buruk, tulis saja. Saya tak peduli," petinju berjuluk Money itu menjelaskan.

Mayweather akhirnya buka suara soal calon lawannya, saat seorang wartawan terus mendesaknya.

"Saya berikan pujian untuk Canelo yang berani muncul pada 14 September. Saya datang ke sini bukan untuk memuji orang lain. Dengar, saya harus bekerja keras untuk bisa ada di sini," ujarnya seperti dilansir Yahoo Sports.

Alvarez, petinju kelahiran Meksiko 23 tahun lalu, punya rekor yang cukup cemerlang dengan rekor 43 kali bertanding, sekali imbang, tak pernah kalah.

Komentar

Embed Widget
x