Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 08:48 WIB

Pasangan Owi/Butet Waspadai Teman Sendiri

Oleh : Arie Nugroho | Kamis, 5 September 2013 | 04:12 WIB
Pasangan Owi/Butet Waspadai Teman Sendiri
badmintonindonesia
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Meski menjadi pasangan yang paling dijagokan di turnamen Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tak ingin lengah. Mereka menyebut pasangan asal Indonesia sebagai lawan tersulit.

"Lawan teman sendiri malah lebih susah, sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Ada Kido/Pia, Praveen/Vita, ada pemain-pemain yang lebih senior dari Ci Butet (Liliyana Natsir). Jadi tidak mudah juga pertahankan gelar, kalau persiapan selama tiga minggu, saya rasa cukup," kata Tontowi dilansir situs resmi PBSI.

Bertanding di depan publik sendiri dikatakan Tontowi menambah motivasinya untuk tampil lebih baik. Apalagi, bulan lalu pasangan ranking dua dunia ini baru saja memetik gelar bergengsi di World Championships 2013 yang merupakan turnamen bergengsi kelas dunia, tentunya gelar ini makin memantapkan posisi Tontowi/Liliyana sebagai pasangan terbaik Indonesia saat ini.

"Tentunya kami ingin mempertahankan gelar, apalagi bermain di negara sendiri dan dekat sama kampung saya, pasti banyak keluarga yang menonton dan menambah semangat," tutur Tontowi, pemain kelahiran Banyumas, 18 Juli 1987 ini.

Selain Tontowi/Liliyana, pasangan Muhammad Rijal/Debby Susanto dan Riky Widianto/Richi Puspita Dili juga akan turun memperkuat skuad ganda campuran Indonesia pada 24 hingga 29 September nanti.[yob]

Berikut 10 daftar unggulan pasangan ganda campuran Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013 :

1. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (INA)
2. Muhammad Rijal/Debby Susanto (INA)
3. Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet (INA)
4. Riky Widianto/Richi Puspita Dili (INA)
5. Danny Bawa Chrisnanta/Vanessa Neo (SIN)
6. Praveen Jordan/Vita Marissa (INA)
7. Tan Aik Quan/Lai Pei Jing (MAS)
8. Irfan Fadhilah/Weni Anggraini (INA)
9. Ong Jian Guo/Lim Yin Loo (MAS)
10. Alfian Eko Prasetya/Shendy Puspa Irawati (INA)

Komentar

Embed Widget
x