Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 08:35 WIB

Schumacher Jagokan Vettel Pecahkan Rekornya

Oleh : Arie Nugroho | Kamis, 5 September 2013 | 00:55 WIB
Schumacher Jagokan Vettel Pecahkan Rekornya
Michael Schumacher - ist
facebook twitter

INILAH.COM, Munchen - Michael Schumacher mengaku bahagia seandainya pembalap Red Bull, Sebastian Vettel, mampu melampaui rekor yang telah ia torehkan.

Schumacher memutuskan pensiun dari balapan F1 pada 29 Oktober 2006 setelah memenangkan GP Italia. Sempat bekerja sebagai penasihat Ferrari, pebalap Jerman itu kemudian memutuskan kembali membalap bersama tim Mercedes musim 2010.

Sepanjang perjalanannya di F1, Schumi telah meraih tujuh gelar dunia dan 91 kemenangan. Sedangkan Vettel, yang juga berasal dari Jerman, akan meraih gelar juara dunia yang keempat jika berhasil mempertahankan puncak klasemen hingga akhir musim.

Vettel memang saat ini baru membukukan 31 kemenangan dan masih jauh dari rekor Schumi. Namun di usia yang baru 26 tahun, Schumi menjagokan pembalap asal Jerman itu melampaui rekornya.

"Seorang teman saya akan memecahkan rekor tersebut. Jadi, rekor tersebut bakal tetap berada di 'keluarga'. Saya selalu berpikir bahwa rekor ada untuk dipecahkan," ungkap Schumacher dilansir BBC.

"Saya tak pernah memikirkan statistik ketika membalap. Bagi saya balapan adalah sebuah konsekuensi yang indah. Saya sangat menikmati menorehkan rekor tersebut. Tetapi, hal itu bukanlah alasan saya membalap," ia menyambung.

Schumi membeberkan alasannya menjagokan Vettel memecahkan rekornya. Menurutnya, hal itu disebabkan tambahan balapan dalam kebijakan baru.

"Tak ada alasan bahwa batasan apa yang telah saya tetapkan sebelumnya bakal berubah disebabkan perubahan kondisi. Dulu hanya ada 16 seri dan sekarang ada 20. Jadi, lebih mudah untuk meraih lebih banyak kemenangan dalam semusim. Para pebalap F1 saat ini banyak yang masih muda. Mereka punya banyak waktu dalam balapan F1," ia memungkasi.

Vettel menjalani jenjang karirnya dengan cukup lancar. Pada 2006, ia direkrut sebagai pebalap ketiga BMW-Sauber. Ia tak pernah membalap, hanya menjadi pebalap penguji mobil.

Debutnya di F1 terjadi pada 2007 saat Robert Kubica mengalami kecelakaan. Start dari posisi ketujuh di GP Kanada, pebalap muda tersebut berada di posisi kedelapan. Dalam usia 19 tahun 349 hari, Vettel pun tercatat sebagai pebalap termuda yang meraih poin di F1.

Pada pertengahan 2007, ia pindah ke Toro Rosso, tim milik Red Bull yang sengaja dibuat untuk persiapan pebalap muda potensial. Vettel 'dipromosikan' ke Red Bull Racing pada 2009 dan sejak 2010 hingga musim lalu, gelar juara dunia tak pernah lepas dari genggamannya.[yob]

Komentar

Embed Widget
x