Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 22:34 WIB

Menpora: Kirab Dua Juara Dunia Tidak Berlebihan

Oleh : Cakrayuri | Minggu, 18 Agustus 2013 | 12:11 WIB
Menpora: Kirab Dua Juara Dunia Tidak Berlebihan
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo - (foto:inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo tidak menilai berlebihan acara kirab yang dilakukan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kepada dua pemenang Kejuaraan Dunia 2013. Menpora menganggap hal itu bisa menjadi pelecut semangat atlet lainnya.

Pada Kejuaraan Dunia 2013 di Guangzhou, Cina, Indonesia berhasil merebut dua gelar melalui ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Untuk menghargai pejuangan kedua pemenang Kejuaraan Dunia 2013 tersebut, PBSI memberikan penghormatan berupa arak-arakan, yang dimulai dari Sarinah menuju Bundaran Hotel Indonesia, kemudian kembali lagi ke Sarinah. Acara tersebut berlangsung pada Minggu (18/8/2013), pukul 07-00-09.00 WIB. Kirab itu dilakukan dengan berjalan kaki.

"Saya rasa acara itu tidak berlebihan. PBSI melakukan itu untuk memberikan apresiasi mereka yang sudah berjuang menjadi juara dalam olahraga bulutangkis," jelas Menpora di Jakarta.

"Saya berharap acara itu bisa memotivasi atlet lain agar memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Semoga akan ada lagi atlet-atlet yang menjadi juara," sambung politisi dari Partai Demokrat tersebut.

Setelah acara itu selesai, Tontowi, Liliyana, Ahsan, dan Hendra langsung hadir untuk mengikuti acara Meet and Greet di Sarinah. Dalam acara ini, para penggemar bulutangkis bisa bertemu secara langsung dengan para pahlawannya.

Komentar

Embed Widget
x