Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 03:32 WIB

"Juara GP Monako Ditentukan Saat Kualifikasi"

Oleh : Boy Leonard Pasaribu | Kamis, 23 Mei 2013 | 10:44 WIB
Sebastian Vettel - zimbio
facebook twitter

INILAH.COM, Monako - Karakter sirkuit Monako yang sempit dan menyulitkan pebalap untuk menyalip menjadikan hasil kualifikasi sebagai faktor penentu hasil balapan GP Monako, Minggu (26/5/13).

Sejumlah perubahan peraturan serta karakter ban yang tak tahan lama membuat hasil kualifikasi tidak terlalu menentukan pada GP Formula 1 musim ini.

Secara statistik dari lima seri yang telah dilalui, hanya satu pebalap, yakni Sebastian Vettel, yang berhasil keluar sebagai juara setelah start pada posisi pertama. Strategi penggunaan ban serta pit stop menjadi faktor penentu hasil akhir di empat seri lainnya. Namun demikian, hal itu takkan terjadi di Monako, menurut Vettel.

"Saya bisa paham mengapa orang-orang menjagokan Mercedes. Mereka punya kecepatan yang mengagumkan saat kualifikasi dalam dua balapan terakhir dan seperti yang kita tahu, amat penting untuk menempati posisi terdepan di Monako," kata pebalap asal Jerman itu seperti dilansir Sky Sports.

"Untuk saat ini masih sulit untuk mengetahui bagaimana dampak kondisi ban, terutama apakah mereka akan tahan lama. Kalau tahan lama maka (posisi start) akan amat penting. Jika para pebalap bermasalah (dengan ban) maka pole bukanlah segalanya. Tetapi bukan rahasia lagi kalau di sini Anda butuh lap yang bersih, tanpa halangan karena menyalap akan sangat sulit," ia menambahkan.

Hal senada juga diungkapkan rekan setim Vettel di Red Bull Racing, Mark Webber. Ia berkaca dari pengalamannya musim lalu.

"Faktor yang menentukan untuk memenangkan balapan hari Minggu? Jelas hasil kualifikasi yang bagus. Ini tidak akan sama dengan Shanghai atau Barcelona, ketika Anda masih bisa tertinggal cukup jauh di awal balapan," kata Webber.

Pebalap asal Australia itu yakin pebalap terdepan akan memegang kendali sepanjang pertandingan, dengan syarat tidak salah strategi penggunaan ban dan saat pitstop.

"Ini seperti saat melakukan servis dalam tenis. Anda memegang kendali, seperti yang saya alami (di GP Monako) tahun lalu," ia menutup.

Komentar

Embed Widget
x