Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 02:47 WIB

"Pebulutangkis Indonesia Kurang Disiplin"

Sabtu, 7 Juli 2012 | 02:34 WIB
Ilustrasi - Ist
facebook twitter

INILAH.COM, Kudus - Bulutangkis tanah air tak dapat dipungkiri sedang mengalami krisis prestasi dan regenerasi. Tentunya hal ini tidak terlepas dari faktor-faktor di balik pertandingan.

Seperti yang diutarakan Christian Hadinata, sang legendaris bulutangkis di era 1970-an ini mengungkapkan penyebab mandeknya prestasi bulutangkis Indonesia salah satunya akibat lemahnya disiplin pemain pada saat latihan.

Sejumlah pemain mengaku kelelahan saat tumbang di Indonesia Open 2012, bulan Juni lalu.

"Dari sisi kualitas keseluruhan, fisik tidak jauh beda dengan negara lain. Yang penting fokus dan disiplin menjalani latihan," tutur mantan pemain juara All England 1971-1972 ini.

Selain pelatihan fisik juga diperlukan pembinaan mentalitas pemain secara psikologis. Hal ini yang hingga kini masih menjadi "budaya" pemain kita ketika dihadapkan pada permainan rally.

"Rally point itu lebih sulit dibandingkan saat zaman saya, terutama di sektor ganda. Harus menjaga kestabilan di poin-poin kritis," tegasnya.

Christian Hadinata saat ini menjadi salah satu mentor di PB Djarum, yang tengah mengadakan Audisi Umum di Kudus, Jumat (6/7/12).

Komentar

Embed Widget
x