Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 20:03 WIB

Usai Direnovasi, SUGBK Bakal Sekelas Allianz Arena

Oleh : Reza Adi Surya | Selasa, 8 Agustus 2017 | 22:15 WIB
Usai Direnovasi, SUGBK Bakal Sekelas Allianz Arena
(Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Stadion Utama Gelora Bung Karno sedang menjalani proses renovasi untuk Asian Games 2018. Nantinya, setelah renovasi usai, SUGBK akan sekelas dengan stadion Bayern Munchen, Allianz Arena.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meninjau perkembangan renovasi SUGBK, Selasa (8/8/2017) didampingi Staf Khusus Bidang Olahraga, Taufik Hidayat.

Sejauh ini, kemajuan renovasi SUGBK mencapai 82,29 persen atau melebihi target 78,09 persen pada pekan ke-51. Pembangunan yang diawali penandatanganan kontrak pada 15 Agustus 2106 akan ditargerkan selesai pada 9 Oktober 2017 dengan perhitungan 420 hari kalender masa pelaksanaan dan 180 hari kalender masa pemeliharaan.

Usai renovasi, SUGBK akan memiliki lighting terbaik di dunia hingga 2019 meski harus ada cabel tension 3500 lumen, track atletik kelas 1 hanya ada 3 di Asia dan 1 di Asia Tenggara, jumlah kursi hampir 80 ribu jumlah terbesar di Asia Tenggara dan masuk 5 besar dunia, solar PV panel stadion dengan daya terbangkitkan per tahun hingga 760MWh nomor 2 di dunia, smart stadium, smart ticketing dengan full height gate and turnstiles kualitas Dorma Kaba setara Stadion Allianz (Jerman), Ajax (Belanda), Stade de France (Prancis).

Stadium dengan fasilitas kaca tahan peluru kaliber 7,62 di Royal Box hanya ada 2 di dunia, CCTV dan server dengan kemampuan Face Recognation dan crowd/traffic, analysis, yang mampu mengawasi pergerakan orang serta bisa diintegrasikan dengan Devisi Anti Teror Mabes POLRI.

"Selain mendatangkan teknologi canggih seperti lampu yang terbaik sampai 2019, sound system yang memadai, kursi yang kuat dan dicat merah putih seperti membentuk gelombang bendera, rumput yang baik, termasuk disiapkan pelapis pengamannya bila dipakai parade pembukaan dan penutupan," ujar Manajer Proyek Adhi Karya, Wikrama.

"Kita juga sudah menerima masukan dari INAPGOC (Indonesia Asian Paragames Organizing Comittee) dan akan direalisasikan fasilitas untuk difabel, seperti disiapkan kursi khusus 200 buah, pelebaran pintu lift, dan sarana khusus di beberapa tempat lain yang mendukung sehingga tempat ini nyaman dan ramah untuk para difabel," tambahnya,

Komentar

 
Embed Widget

x