Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 05:13 WIB

Sean Gelael Masih Cari Settingan Mobil Ideal

Oleh : Reza Adi Surya | Jumat, 14 Juli 2017 | 16:00 WIB
Sean Gelael Masih Cari Settingan Mobil Ideal
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Silverstone - Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael masih mencari setting-an mobil yang pas untuk balapan F2 di Sirkuit Silverstone, Sabtu dan Minggu (15-16/7/2017) demi meraih poin.

Pebalap Pertamina Arden yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia masih berusaha mencari settingan mobil yang pas agar bisa masuk posisi 10 besar dan meraih poin. Dalam balapan sebelumnya di Austria, Sean meraih poin perdananya di Sirkuit Red Bull Ring.

Balapan di Sirkuit Silverstone memiliki tantangan yang tidak mudah. Selain cuaca yang tidak menentu bahkan di hari yang sama, karakteristik sirkuit yang cepat dengan beberapa fast corner memaksa semua tim memikirkan settingan mobil serta pilihan ban yang tepat. Untuk balapan di Silverstone, hampir semua tim akan memilih ban tipe hard tyre dan soft tyre.

"Silverstone sirkuit berkarakter cepat dan ini akan membuat degradasi ban semakin cepat pula. Soft tyre memang lebih ideal untuk sesi kualifikasi. Sementara untuk balapan dibutuhkan kemampuan manajemen ban yang andal dari pebalap," ujar Mario Isola, Head car of Racing Pirelli, dalam rilis yang diterima INILAHCOM, Jumat (14/7/2017).

Di Sirkuit Silverstone ada beberapa titik high-speed corners, seperti pada tikungan Abbey dan Copse yang sama cepatnya dengan Maggots dan Becketts. Di titik inilah ban bekerja secara maksimal. Ban juga akan tertekan beban vertikal karena mobil akan diseting dengan maksimal downforce agar mobil bisa menikung lebih cepat.

Setiap tim akan mendapatkan suplai lima set ban kering dan tiga set ban basah. Lima set ban kering terbagi lagi dengan tiga set jenis ban keras dan dua set ban lunak. Setiap pebalap bebas memilih jenis ban. Namun tetap ada ketentuan mereka harus memakai satu set dari dua jenis ban kering tersebut. Jika hujan, mereka boleh memakai ban basah.

Pada sesi latihan bebas, Sean masih mencari settingan mobil yang pas. Sean menggeber mobil sebanyak 19 putaran dan membukukan waktu tercepat satu menit 42,224 detik. Raihan waktu itu menempatkan Sean di urutan ke-16.

Rekan setim Sean, Norman Nato menorehkan waktu lebih cepat yakni satu menit 41,337 detik. Pebalap asal Perancis itu menduduki urutan kesembilan. Torehan waktu tercepat dicetak pebalap Prema Racing, Charles Leclerc, yakni satu menit 40,695 detik.

"Kami berjuang mendapat settingan yang pas sejak datang ke Silverstone. Mudah-mudahan saya mendapatkan balapan yang ideal pada hari Sabtu dan Minggu. Tantangan di sirkuit Silverstone cukup berat. Saya harus fokus dan tidak boleh membuat kesalahan. Saya menyukai sirkuit ini," ungkap Sean.

"Bukan berarti saya tidak suka dengan sirkuit ini. Bagi saya sirkuit ini sama dengan sirkuit lainnya. Saya akan berusaha fokus dan mudah-mudahan mendapat hasil positif," timpal Nato.

Tahun lalu, Sean gagal meraih poin di Silverstone dalam ajang F2. Tapi, dia tampil apik saat tampil di ajang World Series Renault di 2015.

Tags

 
Embed Widget

x