Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:11 WIB

Indonesia Terbuka Super Series Premier

Unggulan Teratas Ganda Campuran Maju ke Final

Oleh : Reza Adi Surya | Sabtu, 17 Juni 2017 | 13:45 WIB
Unggulan Teratas Ganda Campuran Maju ke Final
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Unggulan teratas ganda campuran asal Tiongkok, Zheng Siwei/Chen Qingchen melaju ke final Indonesia Terbuka Super Series Premier 2017 usai mengalahkan rekan senegaranya, Liu Yuchen/Tang Jinhua.

Bertanding di JCC Plenary Hall, Sabtu (17/6/2017), Zheng/Chen memenangkan pertandingan melalui rubber game, 21-10, 21-23, dan 21-16 dala waktu 53 menit.

Unggul mudah 21-10 di game kedua, Zheng/Chen sebenarnya unggul cukup jauh 18-11 di game kedua. Tapi, Liu/Tang mampu mengejar dan menyamakan skor 19-19 sebelum akhirnya menang 23-21.

Di game ketiga, Zheng/Chen unggul 11-8 di interval. Setelah itu, poin mereka tak bisa lagi dikejar Liu/Tang hingga akhirnya menutup pertandingan 21-16.

"Hari ini pertandingan lumayan sengit karena penampilan lawan juga bagus dan tak mudah dikalahkan," ujar Zheng, di mix zone.

"Di game kedua memang sempat unggul jauh dan bisa terkejar hingga akhirnya kalah. Kami banyak melakukan kesalahan sendiri," tambah Zheng.

Chen Qingchen akan bertanding juga di ganda putri berpasangan dengan Jia Yifan melawan pasangan Indoneisa, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani. Saat ini Chen mengaku belum bisa menjawab nomor mana yang diutamakan karena ganda putri belum tampil.

"Saya belum bisa jawab kalau ditanya pilih mana. Pertanyaan itu bisa saya jawab usai pertandingan ganda putri nanti," kata Chen.

Sementara itu, Liu/Tang mengaku cukup puas dengan pencapaiannya hingga semifinal karena mereka adalah pasangan baru.

"Hari ini main cukup bagus, optimal dan sebenarnya sudah sesuai rencana. Meski kami pasangan baru itu tidak menjadi masalah karena kita bisa saling mem-backup," ungkap Liu Yuchen.

Di final, Zheng/Chen akan menunggu pemenang antara Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia) dan Chan Peng Soon/Peck Yen Wei (Malaysia).

Komentar

 
Embed Widget

x