Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 Juli 2017 | 05:42 WIB

PBSI Kerja Sama dengan Korea, Thailand & Malaysia

Oleh : Reza Adi Surya | Minggu, 9 April 2017 | 01:11 WIB
PBSI Kerja Sama dengan Korea, Thailand & Malaysia
(Foto: PBSI)
facebook twitter

INILAHCOM, Kuching - PBSI menandatangani nota kesepakatan mengenai program pertukaran atlet serta kerja sama di bidang pengembangan dan sport science bulutangkis dengan Korea, Thailand, dan Malaysia.

Memorandum of Understanding ditandatangani keempat perwakilan negara peserta yaitu Indonesia, Korea, Thailand dan Malaysia di Stadion Perpaduan, Kuching, Malaysia, di sela-sela turnamen Malaysia Terbuka Super Series Premier 2017, Sabtu (8/4/2017).

Keempat negara akan bekerja sama membentuk training camp serta kompetisi dengan durasi kurang lebih tujuh hingga 14 hari dengan peserta dari berbagai kelompok usia seperti U-15, U-17, U-19 sampai tim nasional pelapis.

"PBSI berharap kerja sama ini bisa menjadi tolak ukur pembinaan atlet usia muda di Indonesia. Kerja sama ini juga bisa mempererat hubungan antar negara-negara bulutangkis khususnya di Asia," kata Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI, Oei Wijanarko Ady Mulya, dikutip dari Badmintonindonesia.org.

"Indonesia akan menjadi tuan rumah pada tahun 2017, Malaysia tahuh 2018, Korea tahun 2019 dan terakhir Thailand pada tahun 2020. Jadwal lengkap dan detil program akan kami diskusikan lagi bersama tim Binpres (Pembinaan dan Prestasi) serta bidang Luar Negeri," tambahnya.

Setiap negara akan bergantian menjadi tuan rumah sekali dalam setahun dan mengundang negara partner sejumlah 16 orang atlet serta empat orang ofisial. Negara tuan rumah akan akan menanggung biaya akomodasi, makan, transportasi internal dan fasilitas latihan. Sementara negara yang berkunjung menanggung biaya transportasi dari dan ke negara masing-masing.

Selain itu disepakati pula jika salah satu negara menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen, maka negara-negara partner harus mengirim pemain top sesuai dengan level kejuaraan tersebut. Negara penyelenggara turnamen akan menanggung biaya tiga kamar hotel, empat akreditasi (ID card) tambahan serta tambahan sesi latihan selama mengikuti turnamen tersebut.

Tak hanya itu, Indonesia, Korea, Thailand dan Malaysia juga sepakat untuk bekerja sama dalam pertukaran tim teknikal ofisial, pelatihan, pengembangan serta sport science di bulutangkis.

Tags

 
Embed Widget

x