Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 18 Desember 2017 | 06:34 WIB

Transparansi Dana Asian Games 2018 Dipertanyakan

Oleh : Reza Adi Surya | Kamis, 6 April 2017 | 02:00 WIB
Transparansi Dana Asian Games 2018 Dipertanyakan
Anggota Komisi X DPR RI, Kresna Dewanta - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi X DPR RI, Kresna Dewanta mempertanyakan transparansi dan efisiensi penggunaan dana yang dikucurkan pemerintah untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 kepada INASGOC dan KOI.

Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 yang digelar mulai 18 Agustus-2 September 2018. Untuk persiapan tersebut, pemerintah sudah mengucurkan dana melalui Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) tahun 2015 dan 2016 lalu.

"Kami menunggu penjelasan KOI dan INASGOC tentang penggunaan anggaran kegiatan multievent olahraga tahun 2015 dan 2016 yang lalu.
Termasuk pembayaran ke OCA, Dewan Olimpiade Asia, sebesar total 45 juta Dolar AS atau sekitar 600 miliar Rupiah yang digunakan untuk kegiatan PR Campaign dan biaya Broadcasting Fee," ujar Kresna, di gedung DPR, Rabu (5/4/2017).

Soal wacana pemotongan anggaran Asian Games 2018 oleh pemerintah, Kresna mengingatkan penyelenggara harus menghitung dengan matang rencana pengurangan cabang olahraga yang dipertandingkan karena alasan efisiensi, aspek pembinaan jangka panjang, dan prestasi cabang olahraga tersebut.

"Justru yang perlu dievaluasi dan diawasi adalah aspek pembiayaan yang bersifat seremonial, termasuk biaya promosi, sosialisasi, tampilan penyiaran, pengadaan perangkat IT dan lain-lain," tambahnya.

"Infrastruktur, akomodasi, transportasi dan fasilitas pertandingan sebaiknya juga disesuaikan dengan rencana umum pembangunan infrastruktur pemerintah sehingga pembiayaan yang digunakan nantinya tidak hanya efisien tetapi juga efektif supaya bisa memberi manfaat jangka panjang bagi pembinaan atlet dan masyarakat secara luas, terutama setelah Asian Games selesai digelar," tandasnya.

Komentar

 
x