Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 05:12 WIB

OCA Apresiasi Persiapan Asian Games 2018

Oleh : Reza Adi Surya | Senin, 20 Februari 2017 | 00:55 WIB
OCA Apresiasi Persiapan Asian Games 2018
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Sapporo - Dewan Olimpiade Asia (OCA) mengapresiasi persiapan Indonesia dalam menggelar Asian Games 2018 mendatang. Hal itu diungkapkan langsung Presiden OCA, Sheikh Fahad Al-Ahmed Al Sabah.

Apresiasi diberikan Sheikh Fahad saat OCA Executive Board Meeting ke-69 yang berlangsung di Hotel Grand Sapporo, Jepang, Minggu (19/2). Kegiatan itu berlangsung jelang upacara pembukaan Asian Winter Games 2018 yang berlangsung di Sapporo Dome, di kota pegunungan bagian utara Jepang.

Dalam pertemuan yang dipimpin Presiden OCA, Sheikh Fahad Al-Ahmed Al Sabah, pihaknya mengapresiasi kemajuan signifikan yang dilakukan Indonesia sejak pertemuan Executive Board ke-68 di Da Nang, Vietnam, September 2016.

"Kami memantau persiapan dan kemajuan yang dilakukan Indonesia. Baik secara teknis, maupun non teknis, terutama sejak OCA membuka kantor perwakilan khusus OCA di Jakarta, Desember lalu," ujar Sheikh Fahad.

"Saya mendengar hal-hal yang positif. Oleh karena ini, saya mengapresiasi pemerintah Indonesia, INASGOC, dan juga ketua coordination committee atas usaha untuk memperlancar Asian Games 2018," tambahnya kepada delegasi Indonesia yang dipimpin Presiden Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir.

Tanggapan positif juga diberikan Rita Soebowo, selaku honorary member Dewan Olimpiade Asia yang juga kepala kantor perwakilan OCA di Jakarta.

"Saya menilai INASGOC dan pemerintah Indonesia, serta pemerintah daerah di kedua kota penyelenggara, sangat serius akan tanggung jawab ini. Pertemuan antar kedua pihak digelar setiap pekan, dengan mengevaluasi kerja setiap kuartal untuk menilai kemajuan yang dicapai," ungkap Rita.

Menurut Erick Thohir, peserta executive board meeting terpuaskan dengan presentasi yang disampaikan Indonesia. Tak hanya soal progress fisik, tapi juga konsep look for the games yang melibatkan Kementerian BUMN dan marketing the games dengan memanfaatkan dukungan digitalisasi teknologi.

"Hal ini baru pertama kali dilakukan di Asian Games, sehingga presentasi tadi memuaskan peserta executive board. Pihak OCA sendiri puas akan upaya pemerintah Indonesia yang mengupayakan akan persiapan Asian Games berjalan maksimal, sebab Tsunekatzu Takeda (Ketua Coordination Committee OCA) juga melaporkan bahwa dirinya sudah bertemu dengan wakil Menteri Keuangan kita, sehingga sudah tidak ada masalah, karena pemerintah sudah menggaransi soal pendanaan," ucap Erick.

Delegasi Indonesia yang hadir di Sapporo terdiri dari Wakil Presiden INASGOC, Gatot D Dewabroto, Deputi I INASGOC/Games Operations, Raja Parlindungan Pane, Deputi II INASGOC/Games Administration, Francis Wanandi, Plt Sekjen INASGOC, Harry Warganegara, Direktur Marketing INASGOC, Helen Sarita de Lima, dan Wakil Bendahara Umum KOI, Adinda Yunita.

Erick menyatakan, Coordination Committee Meeting ke-6 yang akan berlangsung di Palembang dan Jakarta, 5-6 Maret akan krusial karena pihak OCA akan kembali menanyakan soal cashflow, meskipun pihak OCA sudah bertemu langsung dengan perwakilan pemerintah yang terkait hal itu.

"Soal anggaran 4,1 triliun untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 merupakan angka yang masuk akal, sehingga tidak jauh dibandingkan penyelenggaraan ajang serupa lainnya," lanjut Erick.

 
Embed Widget

x