Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 Juli 2017 | 05:46 WIB

Liga Bocah Indonesia Juga Utamakan Nilai Pelajaran

Oleh : Reza Adi Surya | Rabu, 18 Januari 2017 | 20:12 WIB
Liga Bocah Indonesia Juga Utamakan Nilai Pelajaran
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ada yang berbeda dari kompetisi bola basket Liga Bocah Indonesia. Peserta yang ikut tak hanya jago basket, tapi nilai pelajaran sekolahnya juga harus bagus.

Liga Bocah Indonesia (LBI), yang digagas oleh Ary Sudarsono sebagai salah satu tokoh basket Tanah Air, merupakan kompetisi yang diikuti khusus Sekolah Dasar (SD) usia 8-12 tahun.

Uniknya, persyaratan untuk peserta LBI tak hanya usia 8-12 tahun atau bisa memainkan bola basket. Ary mengaitkan LBI dengan idealisme yang mengacu pada persoalan bangsa.

"Persyaratan peserta sudah pasti harus anak SD 10-12 tahun. Tapi, tak hanya bagus main basket, nilai pelajaran juga harus bagus. Kalau hanya bagus main basket tapi nilai pelajaran jelek, kita gugurkan. Selain itu, peserta harus hafal lagu Indonesia Raya dan juga Pancasila," ujar Ary, dalam jumpa pers di FX, Jakarta, Rabu (18/1/2017).

Selain itu, akan digelar sebuah workshop selama tiga hari sebelum bergulirnya putaran pertama di Pekanbaru, Riau, 3 Maret 2017.

"Kita akan ada workshop tiga hari untuk pembinaan secara langsung soal mental, teknis basket, juga bagaimana menjadi suporter basket yang baik dan orangtua yang baik. Workshop ini untuk pemain, orangtua, dann juga pelatih," tambah Ary.

Menurut Ary, workshop itu diadakan untuk mengantisipasi masalah yang terjadi di kompetisi basket level senior dimana pemain sering melakukan protes keras pada wasit, atau penonton yang menghujat wasit. Bahkan, ada orangtua pemain yang menghujat pelatih karena anaknya tak dimainkan.

"Kita sudah antisipasi hal-hal seperti itu. Problemnya justru ada di orangtua dan para pelatih yang memaksakan ingin menang dengan cara-cara yang tak benar. Tidak hanya di level senior, anak-anak juga sering marah-marah pada wasit, termasuk orangtuanya. Jadi, kita berusaha antisipasi dengan adanya workshop. Semoga bisa mengurangi hal-hal tersebut," ungkapnya.

Setelah digelar di Pekanbaru 3 Maret, LBI akan rehat selama tiga bulan mulai April hingga Juli sebelum dilanjutkan lagi di bulan Agustus hingga Oktober di Jabodetabek. Kemudian dilanjutkan ke Medan, Makassar, dan Denpasar hingga akhir tahun 2017.

LBI akan memperebutkan Piala Proklamator. Juara di masing-masing daerah akan diadu lagi di grand final yang rencananya dielar di Jakarta. Untuk pemain terbaik, akan mendapatkan Amran Adi Sinta Award. Almarhum Amran adalah mantan kapten Satria Muda dan juga berperan dalam menggagas LBI bersama Ary Sudarsono.

Peraih Amran Adi Sinta Award tak hanya dinilai dari bagusnya main basket, tapi juga dilihat dari nilai pelajaran sekolah.

 
Embed Widget

x