Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 10 Februari 2016 | 07:28 WIB
Hide Ads

APEC di Bali, Perumahan Elit Akan Ditertibkan

Oleh : Dewa Putu Sumetra | Rabu, 12 Juni 2013 | 22:47 WIB

Berita Terkait

APEC di Bali, Perumahan Elit Akan Ditertibkan
Apec 2013 - (Foto: istimewa)

INILAH.COM, Badung - Jelang KTT APEC 2013 dimana Bali sebagai tuan rumah, petugas gabungan akan melakukan penertiban yang menyasar perumahan elit di wilayah Nusa Dua Bali.

Lurah Benoa, I Wayan Solo menyatakan jelang KTT APEC di Bali, pihak Kelurahan Benoa akan menggencarkan aksi sweeping terhadap perumahan elit dan Perumahan Taman Mumbul menjadi salah satu target operasi.

"Pasalnya, perumahan ini mayoritas adalah warga pendatang bahkan wisatawan asing. Ironisnya, perumahan elit ini diketahui hingga kini belum membentuk pengurus kelompok. Sehingga koordinasi dirasa akan cukup tersendat," ujarnya, ketika ditemui, Rabu (12/6/2013).

Menurut Solo, jika perumahan elit ini lebih terpantau, maka nantinya dapat lebih mudah mengetahui siapa yang memiliki rumah di kawasan ini dan siapa yang hanya mengontrak sehingga terdata. "Kami akan menerjunkan tim khusus. Namun masih mencari waktu yang tepat," tegasnya.

Lebih jauh Solo menuturkan jika seluruh ruko di pinggir jalan di sepanjang Nusa Dua yang saat ini tak beroperasi, juga akan mendapat perhatian khusus. Ia meengaku kesulitan melacak pemilik ruko yang mati suri tersebut. "Ini penting demi memberikan tampilan kawasan yang elok," jelasnya.

Dalam hal persiapan jelang APEC, ia berharap semua pihak hendaknya tak hanya mengandalkan pemerintah saja, namun seluruh masyarakat harus ikut mendukung dan menjaga keamanan Bali.[jat]

 

 

Tag :

1 Komentar

Image Komentar
TONY - Selasa, 25 Juni 2013 | 08:33 WIB
Bapak2 keluarahan, sebelum melakukan sweeping, sebaiknya melakukan tugas2 yg memiliki prioritas lebih penting, sebagai pamong rakyat. masalah air, masalah kependudukan, dan hal2 yg lebih penting daripada sweeping yang cuman mau mengambil uang extra seperti para pecalang dan banjar...tourism island tapi kalian tidak ada jiwa hospitality, melainkan jiwa kapitalisme.!

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget