Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 31 Maret 2015 | 19:35 WIB
Hide Ads

Tiket Tak Laku, Pembukaan PON Gratis

Oleh : Farid Kusuma | Selasa, 11 September 2012 | 22:25 WIB

Berita Terkait

Tiket Tak Laku, Pembukaan PON Gratis
IST

INILAH.COM, Pekanbaru - Puluhan ribu pengunjung Stadion Utama Riau, tempat berlangsungnya pembukaan PON XVIII-2012, selasa (11/9/12), bergembira Karena bisa masuk secara gratis.

Pesta terakbar olahraga empat tahunan tingkat nasional, Pekan Olahraga Nasional XVIII, di Riau, resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono, Selasa (11/9/12).

Tepat pukul 19.30 WIB, seremoni dimulai yang ditandai dengan parade kembang api di sekitar stadion. Langit di kawasan Universitas Riau pun kontan dipenuhi warna-warni. Sayang, bangku-bangku penonton di stadion berkapasitas 44 ribu penonton itu banyak yang kosong.

Momen itu berlangsung sekitar tiga menit. Sesaat setelah letusan kembang api dan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya berhenti, pintu gerbang stadion dibuka oleh para penjaga. Pengunjung yang sudah memadati area luar stadion langsung menyerbu masuk.

Para pengunjung tentu merasa gembira karena bisa masuk ke lokasi untuk menyaksikan langsung upacara pembukaan PON XXVIII, secara gratis.

"Untung saya tak beli tiket yang harganya 100 ribu sampai 250 ribu. Tentunya saya sangat senang bisa menonton langsung di sini," aku Iffet, yang datang bersama anak dan suaminya.

Sebelumnya, beredar kabar jika tiket masuk stadion untuk menyaksikan upacara ini, yang paling murah seharga 100 ribu rupiah. Harga tersebut rupanya masih terlalu tinggi untuk masyarakat, sehingga sedikit yang bersedia membeli.

Agar pembukaan terlihat meriah, pengunjung diizinkan masuk secara gratis. Stadion Utama Riau seketika terlihat padat oleh penonton.[yob]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.