Jumat, 31 Oktober 2014 | 20:59 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Murray Rebut Grand Slam Berkat Sir Alex Ferguson?
Headline
zimbio
Oleh: Boy Leonard Pasaribu
Olahraga - Selasa, 11 September 2012 | 17:10 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Manchester - Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, ternyata tak hanya piawai memotivasi pemain sepak bola. Ia juga sukses memotivasi petenis Andy Murray hingga meraih gelar grand slam!

Andy Murray menjadi petenis pertama asal Britania Raya dalam 76 tahun terakhir yang sukses meraih gelar grand slam. Tentu saja, kaitan antara gelar juara Murray dengan Ferguson hanya sekedar gurauan karena sang pelatih hanya beberapa menit bertemu Murray.

Senin (10/9/12) waktu setempat, Murray mengalahkan Novak Djokovic (7-6, 7-5, 2-6, 3-6, 6-2) di final AS Terbuka. Sehari sebelumnya, usai mengalahkan Tomas Berdych di semifinal, Sir Alex Ferguson tiba-tiba muncul dalam sesi jumpa pers.

Ferguson tak sendirian, ia datang bersama aktor pemeran James Bond, Sean Connery dan ibu Murray, Judy Murray. Seperti Murray, Ferguson dan Connery berasal dari Skotlandia.

“Saya selalu ke New York dalam tiga tahun terakhir dan saya menjelaskan bagaimana orang Skotlandia menciptakan dunia,” ujar Ferguson bergurau, seperti dilansir guardian.co.uk. “Hari ini, kami menciptakan angin.”

Ya, laga Murray di semifinal memang diwarnai deru angin yang cukup kencang. Hal ini terjadi pula di final saat mengalahkan Djokovic. Kemampuan Murray beradaptasi terhadap angin dinilai sebagai faktor penting yang mendukung kemenangannya.

Petenis berusia 25 tahun itu mengaku cukup sering berkomunikasi dengan kedua pria legendaris tersebut lewat pesan singkat maupun email. “Tetapi saya belum pernah bertemu mereka secara langsung. Senang rasanya mendapat dukungan dari mereka,” ujar Murray.

Sementara itu, bek MU, Rio Ferdinand, lewat Twitter-nya bergurau bahwa kemenangan Murray berkat motivasi dari pelatih paling disegani di Liga Primer Inggris.

“Selamat untuk @andy_murray , berhasil memenangkan gelar Grand Slam... Saya rasa bos (Ferguson .red) sudah memberimu hair dryer! #terinspirasi,” demikian tulis Ferdinand lewat akun Twitter terverifikasinya, @rioferdy5.

Hair dryer treatment merupakan istilah yang digunakan untuk pemberian motivasi oleh pelatih dengan cara yang keras, membentak bahkan membanting atau melempar barang.

Cara ini dianggap efektif untuk meningkatkan mental pemainnya. Contoh yang ekstrem adalah ketika Ferguson dengan marah menendang sepatu bola, yang tanpa disengaja mengarah dan melukai pelipis David Beckham.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER