Minggu, 26 Oktober 2014 | 10:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Agenda Munas PB PBSI 2012
Headline
Yacob Rusdianto - ist
Oleh: Reza Adi Surya
Olahraga - Selasa, 21 Agustus 2012 | 15:44 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PB PBSI akan menggelar Musyawarah Nasional 20-21 September 2012 di Yogyakarta. Berikut ini adalah beberapa agenda yang akan dibahas di Munas tersebut.

Setelah sempat beredar kabar yang simpang siur, PBSI menetapkan bahwa Munas akan digelar 20-21 September 2012 mendatang. Dalam Munas nanti akan dibahas beberapa masalah. Salah satunya adalah memilih Ketua Umum baru PBSI.

"Salah satu tujuan digelar Munas adalah mencari Ketua Umum baru periode 2012-2016. Tapi, agenda Munas bukan itu saja. Ada beberapa hal lain yang akan dibahas," ujar Yacob Rusdianto di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Selasa (21/8/2012) siang.

"Jika ingin menyempurnakan AD ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga), ya di Munas ini tempatnya. Nanti akan ada panitia Ad Hoc yang mengurusi soal AD ART," ia menambahkan.

Yacob mengaku tidak mengetahui apakah Djoko Susanto akan kembali maju sebagai kandidat Ketua Umum PB PBSI periode 2012-2016 mendatang.

"Itu hak beliau karena siapapun punya hak untuk maju atau tidak. Berbeda dengan PSSI yang harus memiliki pengalaman lima tahun berkecimpung di dunia PSSI sebelumnya, di PBSI tidak ada persyaratan seperti itu. Tapi, bisa saja berubah di Munas nanti untuk periode 2016-2020," katanya.

Hingga saat ini, belum ada calon Ketua Umum yang mendaftar karena kantor PBSI masih tutup dan baru akan aktif lagi Senin (27/8/2012).

"Kami akan segera mengedarkan surat resmi saat kantor sudah aktif kembali. Calon pemilih bisa mengambil formulirnya di kantor PBSI. Tidak ada syarat tertentu bagi yang ingin mendaftar. Yang jelas, ia harus warga negara Indonesia."

Pemilihan bulan September untuk Munas, kata Yacob, agar tidak terlalu mepet dengan turnamen yang sudah bergulir di bulan Januari sehingga calon Ketua Umum nantinya memiliki waktu beberapa bulan untuk menyusun program kerjanya.

"Januari itu sudah ada dua turnamen, Malaysia Terbuka Superseries dan Korea Terbuka Superseries Premier. Jika digelar bulan Desember, maka terlalu mepet waktunya," Yacob menutup.[yob]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER