Selasa, 2 September 2014 | 06:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Sampurasun' Tak Bisa Dipisahkan dari Budaya Sunda
Headline
Keinginan Ketua DPC PPP Kota Cimahi Jalaludin Sayuti agar Ketua KPU Kota Cimahi Ikin Sodikin menghilangkan salam pembuka 'sampurasun' dipastikan menemui jalan buntu. - istimewa
Oleh: Doni Ramdhani
Olahraga - Rabu, 15 Agustus 2012 | 21:00 WIB

INILAH.COM, Cimahi - Keinginan Ketua DPC PPP Kota Cimahi Jalaludin Sayuti yang mengharapkan agar Ketua KPU Kota Cimahi Ikin Sodikin menghilangkan salam pembuka 'sampurasun' dipastikan menemui jalan buntu.

Dewan Kesenian Cimahi (DKC) menegaskan, salam pembuka khas yang selalu dijawab dengan 'rampes' itu tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan Sunda.

Ketua DKC Dede Syarif pun meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi lima tahunan untuk saling menghargai dan tidak mengaitkan tradisi hanya dengan kepentingan politis yang notabene sifatnya hanya sementara.

"Salam 'sampurasun' merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari tradisi dan kebudayaan masyarakat Sunda yang sejak lama sudah terpelihara," kata Dede saat ditemui di kompleks Pemkot Cimahi, Rabu (15/8/2012).

Dede malah balik menuding bagi mereka yang mengaitkan budaya dengan kepentingan politis yang harus banyak membaca. Sebab, kata dia, orang yang melakukan hal itu kurang memahami dan menghargai arti penting kebudayaaan bagi sebuah masyarakat.[ang]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER