Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 06:40 WIB

Jepang dan Prancis Atur Strategi Olimpiade

Oleh : - | Selasa, 10 Juli 2012 | 16:23 WIB
Jepang dan Prancis Atur Strategi Olimpiade
Yasuhiro Yamashita - Ist
facebook twitter

INILAH.COM, London - Negara kelahiran olahraga Judo, Jepang akan menghadapi tantangan yang kuat dari Prancis di Olimpiade London 2012.

Melihat pertemuan mereka nanti, kedua tim tengah mempersiapkan strategi. Sepanjang sejarah, Jepang masih menjadi negara paling sukses di cabang beladiri Judo.

Sejak Judo masuk Olimpiade, negara 'Matahari Terbit' itu telah memenangkan 35 medali emas. Sementara, Prancis yang menempati urutan kedua yang diikuti Korea Selatan di tempat ketiga.

Meski demikian, Perancis tak bisa dianggap remeh. Lima kali menjadi juara dunia kelas berat, keberadaan Teddy Riner di Perancis patut diperhitungkan. Ia akan mengejar gelar pertamanya di Olimpiade.

Perancis juga memiliki tiga wanita peraih gelar juara dunia. Gevrise Emane (-63 kg), Lucie Decosse (-70 kg) dan Audrey Tcheumeo (-78 kg).

Kemungkinan Jepang akan mendominasi di kelas wanita. Tapi mereka dihadapkan pada pilihan cukup sulit antara juara dunia Misato Nakamura (-52 kg) dan Aiko Sato (-57 kg) atau Yuka Nishida (-52 kg) dan Kaori Matsumoto (-57 kg).

Pilihan yang tak terlampaui sulit Jepang berada di kelas -48 kg. Antara Haruna Asami, atlet peringkat satu dengan dua kali menyabet gelar juara dunia atau Tomoko Fukumi yang pernah mengalahkannya Januari lalu. Fukumi meraih medali emas saat Kejuaraan Dunia tiga tahun silam. Bahkan ia dianggap sebagai pejuang wanita terbaik di lapangan.

Tiga kali menjadi juara dunia dan empat kali juara Eropa, kini ia hadir membalas kekalahan saat Olimpiade Beijing lalu ia bertemu saingan lamanya Ayumi Tanimoto, rekan senegaranya.

Sementara Emane, atlet Perancis yang memiliki catatan indah dengan dua gelar juara dunia dan empat kali juara Eeropa akan menghadapi jagoan nomor satu Jepang, Yoshie Ueno.

Riner, bagaimanapun akan tetap menjadi daya tarik terbesar di London serta favorit tak terbantahkan.

Legendaris asal Jepang peraih titel juara Olimpiade 1984, Yasuhiro Yamashita mengatakan, "Rinner itu tembok. Sebelum mendunia, Jepang tak menyadari hal itu."

"Mereka (Jepang) masih berpikir mampu mengalahkannya, tapi sekarang mereka tahu itu mustahil. Usai London, ia akan menjadi superstar," tutur Yamashita seperti dilansir Internasional The News.

Komentar

 
Embed Widget

x